Pengikut

SUMUT

NASIONAL

Pendamping PKH Lakukan P2K2, Salah Satu Anggota Mengundurkan Diri Dengan Suka Rela

Jumat, 23 April 2021 | 16.04 WIB
Kali Dibaca |


Siantar, Metrokampung.com
Ditengah-tengah sulitnya perekonomian karena dampak covid 19, Nirma Gutom (36th)  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) peserta Tahun 2014 justru mengundurkan diri (Graduasi Mandiri) dari Program Keluarga Harapan (PKH)  dengan suka rela  tanpa ada paksaan.

“Saya bersyukur sudah bangkit dari kemiskinan ini karena suami sudah bekerja dan sudah bisa mandiri, semoga bisa memberikan kesempatan bagi orang yang masih dibawah perekonomiannya dan saya juga tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada Kementerian sosial,” ucap KPM PKH Nirma Gultom, kemarin Rabu (21/4).

Selama mendapat bantuan sosial, kata Nirma, kami selalu dibimbing dan diberikan motivasi dari pendamping untuk bangkit dan berusaha meningkatkan pendapatan.
Melihat kondisi KPM Nirma saat ini, Pendamping dan Koordinator kota Pematangsiantar Rudi Hartono menyempatkan waktu berkunjung ke rumah KPM PKH bertempat di Jalan Pisang kelurahan Pardamean kecamatan Siantar Marihat yang mengundurkan diri secara mandiri untuk memberikan apresiasi.

Menurut Koordinator kota (Korkot) Pematangsiantar Rudi Hartono KPM yang mengundurkan diri dalam kondisi sulit, selama ini dilakukan oleh Pendamping PKH kecamatan Siantar Marihat kelurahan Pardamean yang benar-benar telah berhasil.

“Tidak sia-sia usaha dari Pendamping PKH selama ini dalam melaksanakan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dengan mengisi materi-materi dan informasi yang dapat menggugah hati dan perasaan kepada KPM PKH sehingga berani menyatakan diri keluar dari kepesertaan dan Graduasi mandiri,” kata Rudi Hartono
KETUA Pelaksana Program Keluarga Harapan (PPKH) Pematangsiantar sekaligus Kabid Sosial Drs. Risbon Sinaga, MM, menyambut baik dan mengapresiasi serta berharap kepada seluruh peserta-peserta KPM PKH yang lain jika memang kondisi ekonomi sudah baik dan mampu, bisa mencontoh apa yang sudah dilakukan ibu Nirma, agar Bantuan Sosial Program PKH, benar benar Tepat Sasaran. Diharapkan kepada KPM secara Khusus PKH, agar bergiat meningkatkan taraf hidupnya, jangan justru jadi malas (berleha leha ) akibat adanya bantuan Sosial Program PKH.

“Bantuan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial bukanlah bantuan seumur hidup atau berupa warisan dan masih banyak lagi yang lebih layak menerima. Ada yang belum tersentuh bantuan sama sekali dari Pemerintahan, oleh karena itu kepada seluruh KPM PKH lain khususnya KPM PKH Tahun 2014 haruslah menyatakan diri siap keluar dari kepesertaan PKH jika ekonomi sudah mapan,” demikian himbauan Kabid Sosial Drs. Risbon Sinaga, MM didampingi Kordinator PKH: Rudi Hartono dan Pendamping PKH Kelurahan. (apul/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru