Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Yayasan Pendidikan YPNMP akan kembali Memasukkan Bidang Studi PMP Mulai TP 2021/2022

Senin, 07 Juni 2021 | 19.34 WIB
Kali Dibaca |

Sekolah Pencawan akan memasukkan bidang studi yang mengajarkan nilai-nilai Pancasila secara utuh.

Medan, metrokampung.com
Ketua Dewan Pembina YPNMP, Masty Pencawan, mengutarakan mulai Tahun Pelajaran 2021/2022 pada pertengahan Juli 2021 mendatang Sekolah Pencawan akan memasukkan bidang studi yang mengajarkan nilai-nilai Pancasila secara utuh.

"Pelajaran Pancasila seutuhnya itu apa yang pernah tercantum dalam Ketetapan MPR Nomor 2 Tahun 1978," ungkapnya, Senin (7/6).

Isi dari ketetapan itu adalah Eka Prasetya Pancakarsa, yakni bidang studi PMP, pendidikan yang mengajarkan 36 butir Pancasila. Tidak hanya nilai-nilai Pancasila, tetapi di dalamnya sudah mengandung budi pekerti. 

Pendidikan Pancasila, menurut dia, tidak hanya sekedar menghafal dan mengucapkan sila-silanya. Dia berharap Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim tidak ragu menetapkan PMP diajarkan lagi di sekolah.

YPNMP sendiri akan kembali memasukkan bidang studi PMP di setiap unit pendidikan yang dimilikinya dari SMP, SMA dan SMK.

Dia menilai penggabungan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) telah mengaburkan pendidikan Pancasila.
Hal itu karena bidang studi tersebut sudah melebar ke tata pemerintahan dan kewarganegaraan.

"PMP ini menyangkut Nation and Character Building. Menyangkut mindset, sehingg perlu dipisahkan," jelasnya.

Masty Pencawan meyakini merebaknya radikalisme dan intoleransi di Indonesia utamanya disebabkan pemahaman Pancasila yang belum sama. Masing-masing kelompok atau elemen bangsa mengartikan nilai-nilai Pancasila berdasarkan pemahamannya sendiri. Bila setiap pihak, kelompok dan elemen bangsa memiliki pemahaman yang sama mengenai Pancasila, dia yakin bangsa akan menjadi sejuk.

"Pancasila mengajarkan bagaimana menyelesaikan masalah dengan pendekatan, bukan kekerasan," terangnya.(Ra/mk)
Medan, Metrokampung.com
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru