Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Pengamat Politik: Mosi Tidak Percaya Ketua DPRD, Ganggu Pembangunan Kabupaten Sergai

Jumat, 09 Juli 2021 | 15.15 WIB
Kali Dibaca |


SERGAI, metrokampung.com
Pengamat Politik USU, Dr Warjio menyampaikan, mosi tidak percaya merupakan hak anggota DPRD, dalam konteks Sergai tentu saja mosi tidak percaya di DPRD terhadap ketuanya, dr. Riski Ramadhan Hasibuan ini akan menggangu proses Ranperda RPJMD.

"Otomatis akan menggangu pembangunan di Sergai," ujarnya.

Untuk itu, lanjutnya hal ini harus diselesaikan di tingkat pimpinan elit partai. "Dalam masalah ini adalah Partai Gerindra. Secara sistematik Ketua DPRD simbol kekuatan partai, jadi partai Gerindra sebenarnya yang akan banyak menentukan,"tutupnya.


Diketahui bahwa Rapat Paripurna DPRD Serdang Bedagai (Sergai) tentang Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RPJMD 2021-2026 di ruang Paripurna DPRD Sergai, di Sei Rampah diwarnai interupsi, Kamis (8/7/2021). 

Sejumlah anggota DPRD meminta agar Ketua DPRD Sergai dr. Riski Ramadhan Hasibuan yang sedang memimpin sidang diganti. Hal ini mereka sampaikan di hadapan Bupati Sergai Darma Wijaya dan Wakilnya Adlin Umar Yusri Tambunan.

Hujan interupsi dimulai dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang meminta pimpinan sidang diganti.
 
"Interupsi pimpinan, sebelum rapat Paripurna ini kita mulai, kami dari fraksi PAN meminta agar pimpinan sidang digantikan oleh Wakil Ketua DPRD lainnya, karena masalah mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD masih bergulir,"ungkap Junaidi anggota DPRD Sergai dari Fraksi PAN.

Hal yang sama juga diungkapkan Khaidir dari PKB yang juga meminta agar pimpinan sidang diganti sebab masalah Mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Sergai masih belum selesai.

"Kami juga meminta agar pimpinan sidang diganti,"ungkap Khaidir.

Bahkan anggota DPRD ini juga mengancam akan melajukan Walk Out atau keluar dari persidangan jika paripurna ini tetap dipimpin oleh dr. Riski Ramadhan Hasibuan.

"Jika paripurna ini masih dipimpin oleh saudara Riski, maka kami akan Walk Out,"tegasnya.

Selanjutnya interupsi dilakukan anggota DPRD lainnya dari fraksi PDIP, Zuhri Akhyar dan dari Partai Hanura, Defriaty Tamba.

Untuk menenangkan suasa, akhirnya rapat di scors selama 15 menit.

Rapat kembali dibuka pukul 12.00 WIB dan dipimpin kembali oleh Ketua DPRD Sergai dr. Riski Ramadhan Hasibuan.

Akhirnya sejumlah anggota DPRD Sergai Walk Out atau keluar dari rapat paripurna. Anggota DPRD yang keluar antara lain Zuhri Akhyar (PDIP), Depriaty Tamba (Hanura), Khaidir (PKB),dan Junaidi (PAN).(ys/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru