Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Kapolres Langkat : Baru 10 Persen Warga Divaksin

Rabu, 22 September 2021 | 23.33 WIB
Kali Dibaca |

Contoh Masyarakat : Bupati Langkat, Terbit Rencana, PA menjadi contoh masyarakat karena mau divaksin.

Langkat, Metrokampung.com
Vaksin itu penting, sebab ibarat payung, maka vaksin itu berguna untuk melindungi diri kita dari serangan virus (Covid-19). Hal itu ditegaskan oleh Kapolres Langkat,AKBP Danu Pamungkas Totok kepada para wartawan saat bincang- bincang santai di kantornya, Selasa (21/9).
     
" Ya, warga Kabupaten Langkat itu seluruhnya sekitar 1 juta jiwa. Dari 1 juta, targetnya 850 ribu yang harus divaksin," ujarnya.
     
Hanya saja dia pun menyayangkan, karena sampai sekarang baru 10 persen warga Kabupaten Langkat yang sudah divaksin. Jadi, masih kecil dan masih jauh dari target yang diharapkan.
     
" Ya, jadi ibarat hujan lebat, jika kita memakai payung, bukannya kita tidak basah,tapi hanya basah sedikit. Sebaliknya, jika tidak memakai payung, maka sudah pasti kita akan basah kuyup,"ujarnya.
Yah, dari 805 ribu, baru 140 ribu yang sudah divaksin. Jadi, baru sekitar 10 persen saja.
     
Hal itu menunjukkan masih rendahnya antusiasme dan kesadaran masyarakat. 
     
Karena itu, ya harus terus digenjot agar bisa segera mencapai 100 persen seperti yang diharapkan.

#Vaksinasi Itu Aman
Sementara itu, menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Langkat dari fraksi PDIP,  Pimanta Ginting dan Juriah, berharap masyarakat agar sadar bahwa vaksin itu penting dan diperlukan, sehingga tidak lagi takut divaksin. Selain itu,  tidak lagi berpikiran yang macam-macam tentang vaksin.
     
Harapan itu disampaikan keduanya kepada wartawan, Rabu (22/9). Ya, sebab keduanya menilai, segala sesuatu yang buruk tentang vaksiin itu pada dasarnya adalah hoax. 
     
" Ya hoax agar orang takut divaksin dan hoax seolah-olah vaksin itu memang berbahaya dan tidak aman," ujar keduanya. (BD/Sr/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru