Pengikut

SUMUT

NASIONAL


Usai Diteriaki Rampok Serda Mulyaman Dimassa di Timbangan Pakam

Selasa, 28 September 2021 | 00.09 WIB
Kali Dibaca |

Serda Mulyaman saat diobati luka di jidatnya oleh petugas RSUD Deli Serdang.

Lb Pakam, metrokampung.com
Serda Mulyaman ketiban apes. Anggota Koramil 19 Bangun Purba Kodim 0204/Deli Serdang  tersebut diteriaki rampok di simpang empat Timbangan Lubuk Pakam, Senin (27/9/21) malam.
 
Akibatnya ayah 1 anak yang bertempat tinggal di Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang tersebut digebuki hingga jidatnya mengalami luka robek dan harus mendapat 17 jahitan di RSUD Deli Serdang.
 
Dalam sekejap rekan korban sesama tentara berdatangan ke rumah sakit milik Pemkab Deli Serdang itu untuk melihat kondisi Serda Mulyaman.

Sepeda motor Honda Spacy milik Serda Mulyaman di TKP.

Menurut keterangan Surya, pengemudi mobil Datsun Go putih BK 1269 AAD bahwa dirinya ketika itu baru saja keluar dari rumahnya di Jalan Pancur Batu Komplek PNS Desa Pagar Marbau III Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang.
 
Rencananya mantan ajudan Wakil Bupati Deli Serdang itu bermaksud mencari penumpang. Sebab sejak tak lagi menjadi ajudan Wabup, Surya memilih menjadi grab.
 
Setiba di Simpang Empat Timbangan Lubuk Pakam, mobil yang dikemudikan pria berkaca mata tersebut ditabrak dari belakang oleh sepeda motor Honda Spacy BK 3592 MA yang dikendarai Serda Mulyaman.
 
Plang belakang mobil Surya lecet, sedang bagian depan sepeda motor yang dikendarai Mulyaman mengalami kerusakan cukup parah.
 
Surya kaget. Iapun bergegas keluar dari mobilnya. Surya kemudian merangkul tubuh Serda Mulyaman yang ketika itu mengalami luka di jidatnya.
 
"Usia nabrak mobil saya, kayaknya bapak TNI itu kayak linglung dan kebingungan. Saya taunya bapak itu TNI setelah jaketnya terbuka dan saya liat beliau pakai kaos warna hijau bertuliskan TNI. Lalu saya bawa beliau ke tepi ke pos polisi yang ada di simpang empat Timbangan,"terang Surya kepada rekan Serda Mulyaman di RSUD Deli Serdang.
 
Lanjut Surya, ketika itu dirinya melihat luka kecil dijidat korban. 
 
"Waktu saya papah tubuh bapak TNI ke tepi jalan, ada bapak-bapak boncengan sama anaknya naik kereta dan bilang kalau bapak TNI ini katanya nabrak mamak-mamak di Jalan STM dan terus melarikan diri,"terang Surya.
 
Ketika Serda Mulyaman berjalan kaki menuju arah RS Sari Mutiara Lubuk Pakam yang lokasinya tidak seberapa jauh dari tempat kejadian, Surya mendengar ada teriakan rampok...rampok.
 
Gak berapa lama kemudian Serda Mulyaman dipukuli hingga berdarah-darah. Jidatnya pun mengalami luka koyak menganga cukup lebar.
 
Selanjutnya Mulyaman menuju RSUD Deli Serdang untuk mengobati luka yang dialaminya.
 
"Tiap hari dia (Serda Mulyaman) selalu singgah ke rumah kami di Jalan WR Supratman (Pasar IV) Lubuk Pakam sebelum pulang ke rumahnya di Galang,"terang Dedi, abang ipar Mulyaman.
 
Istri Dedi merupakan kakak tertua Mulyaman. Korban anak ketiga dari 5 bersaudara.
 
"Siap Magrib Mulyaman pamitan pulang ke rumahnya dari rumah kami. Tau-tau kami dikabari katanya dia dipukuli di Timbangan,"tambah kakak Mulyaman, istri Dedi.
 
Hingga berita ini dikirim ke redaksi, Serda Mulyaman masih berada di ruang ICU RSUD Deli Serdang. Sementara teman-teman Serda Mulyaman baik berseragam loreng TNI maupun preman berkumpul di depan ruang ICU.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru