MEDAN, metrokampung.com
Wartawan Pendidikan Sumatera Utara (Wardiksu) menggelar buka puasa bersama (bukber) yang penuh kehangatan dan kebersamaan di Food Court Skip, Jalan Skip, Kota Medan, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar berbuka puasa, tetapi juga menjadi momen mempererat silaturahmi dan solidaritas sekaligus memperkuat komitmen para jurnalis pendidikan untuk terus berkontribusi bagi dunia pendidikan di Sumatera Utara (Sumut).
Wardiksu mulai mempersiapkan acara sejak pukul 17.00 WIB. Ketua Wardiksu Vera Rosalina Sinaga bersama Bendahara Vina sudah lebih dahulu hadir di lokasi. Meja panjang telah disusun rapi dengan kursi-kursi yang tertata. Aneka kue tradisional tersaji di atas meja, disusul takjil dan hidangan berbuka lengkap dengan minuman yang telah dipersiapkan untuk seluruh yang hadir.
Suasana hangat mulai terasa ketika satu per satu pengurus datang. Sekretaris Jenderal Wardiksu Raja P. Simbolon datang bersama Penasehat Robert Siregar. Tak lama kemudian hadir Penasehat Erris Julieta Napitupulu, disusul Pembina DR. Jatogi Sihotang, SH, MH, MPd. Setelah itu, pengurus Meilanda serta anggota lainnya juga turut meramaikan acara yang berlangsung penuh keakraban.
Sebelum adzan magrib berkumandang, Sekjen Wardiksu Raja P. Simbolon membuka acara secara resmi. Ia menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antar anggota sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dalam memajukan pemberitaan pendidikan di Sumatera Utara.
Ketua Wardiksu Vera Rosalina Sinaga dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para pengurus dan anggota. Ia mengapresiasi solidaritas seluruh anggota yang hadir hampir lengkap dalam kegiatan tersebut.
Menurut Vera, kebersamaan ini menjadi kekuatan bagi Wardiksu untuk terus memberikan kontribusi informasi pendidikan kepada masyarakat Sumatera Utara.
“Semoga ke depan kita semakin solid dan tetap dapat memberikan kontribusi informasi kepada masyarakat Sumatera Utara tentang pendidikan, serta mendukung sekolah-sekolah dalam menyampaikan program dan pencapaiannya,” ujar Vera Sinaga.
Vera juga menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara buka puasa bersama tersebut, termasuk Blend Manager PT Sosro Zulfiddin yang turut memberikan dukungan.
Ia juga menyampaikan pesan dari Blend Manager PT Sosro Zulfiddin yang mengucapkan selamat berbuka puasa kepada seluruh anggota Wardiksu serta menyatakan senang dapat berpartisipasi mendukung kegiatan organisasi wartawan pendidikan tersebut.
Ia menilai Wardiksu tidak hanya berperan meliput berita pendidikan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mengangkat tokoh-tokoh yang memiliki kontribusi nyata dalam dunia pendidikan.
Penasehat Wardiksu Erris Julieta Napitupulu menekankan pentingnya peran wartawan pendidikan Sumatera Utara dalam membangun generasi muda melalui pemberitaan yang inspiratif dan konstruktif.
Erris mencontohkan sosok Pembina Wardiksu, Pak Sihotang, yang selain dikenal sebagai pakar hukum dan dosen, juga memiliki kepedulian besar terhadap dunia pendidikan dengan mendirikan sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bahwa membangun pendidikan membutuhkan visi jangka panjang untuk membina generasi muda sejak dini.
Erris juga mendorong Wardiksu untuk lebih kreatif menciptakan kegiatan yang melibatkan pelajar, seperti pentas seni, lomba cerdas cermat, hingga lomba pidato bahasa Inggris. Kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit generasi muda yang berpotensi.
“Di kelompok wartawan ini kita tidak hanya menulis berita pendidikan, tetapi juga bisa mengekspos tokoh-tokoh yang memiliki kontribusi nyata bagi pendidikan,” ujar Erris Napitupulu yang juga menjabat sebagai Ketua SMSI Sumatera Utara.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit unggul dari kalangan pelajar sejak dini. Dengan pembinaan yang tepat, generasi muda dapat diarahkan untuk meraih cita-cita dan karier yang lebih baik.
“Kami dari pembina akan terus mendorong kerja sama ke depan nanti dicoba beraudiensi dengan Kadis Pendidikan Sumatera Utara. Wardiksu diharapkan mampu membantu membangun generasi Gen Z agar lebih profesional dan mampu mengembangkan cita-cita serta karier mereka,” katanya.
Ia berharap Wardiksu mampu menjadi bagian dari sejarah perkembangan pendidikan di Sumatera Utara melalui berbagai program dan kegiatan yang inovatif.
Setelah berbuka puasa bersama, suasana keakraban semakin terasa. Para anggota Wardiksu saling berbincang, mengenang masa-masa kebersamaan ketika pernah bekerja di satu kantor media, dan mengabadikan momen dengan foto bersama.
Latar Belakang Berdiri Wardiksu
Forum Wartawan Pendidikan Sumatera Utara (Wardiksu) resmi terbentuk pada 5 Februari 2024. Organisasi ini lahir dari kebutuhan para wartawan pendidikan akan sebuah wadah yang secara khusus menaungi kegiatan jurnalistik di bidang pendidikan.
Selama ini, pemberitaan pendidikan di Sumatera Utara sering dilakukan oleh wartawan lintas bidang sehingga tidak terfokus pada pengembangan informasi pendidikan secara mendalam.
Wardiksu digagas oleh Vera Rosalina Sinaga, Irwan Ginting (almarhum), dan Erris Napitupulu. Melalui forum ini, para jurnalis berkomitmen untuk meningkatkan kualitas publikasi berbagai program pendidikan di Sumatera Utara.
Beberapa program pendidikan seperti Dana BOS, sosialisasi PPDB, serta berbagai kegiatan sekolah dinilai perlu mendapat perhatian publik agar informasi dapat tersampaikan secara terbuka kepada masyarakat.
Di akhir sambutannya, Vera mengutip kata-kata tokoh dunia Nelson Mandela yang menyatakan bahwa pendidikan merupakan senjata paling ampuh untuk mengubah dunia.
Kutipan tersebut menjadi pengingat bagi para anggota Wardiksu bahwa peran mereka sebagai jurnalis pendidikan tidak hanya menulis berita, tetapi juga ikut mendorong kemajuan generasi masa depan melalui informasi yang akurat dan bermanfaat.(rel/vera/smsi)
