𝐑𝐞𝐯𝐨𝐥𝐮𝐬𝐢 𝐖𝐚𝐣𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧𝐚𝐧: 𝐑𝐒𝐔𝐃 𝐓𝐚𝐫𝐮𝐭𝐮𝐧𝐠 𝐖𝐮𝐣𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐭𝐚𝐧𝐝𝐚𝐫 𝐊𝐞𝐛𝐞𝐫𝐬𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐓𝐚𝐧𝐩𝐚 𝐊𝐨𝐦𝐩𝐫𝐨𝐦𝐢

Editor: metrokampung.com

TARUTUNG, metrokampung.com
RSUD Tarutung tengah melakukan lompatan besar dalam standar pelayanan publik. Bukan sekadar urusan medis, rumah sakit kebanggaan masyarakat Tapanuli Utara ini kini menempatkan kebersihan dan estetika lingkungan sebagai instrumen vital dalam keselamatan pasien.

​Direktur RSUD Tarutung, 𝐝𝐫. 𝐁𝐨𝐛𝐛𝐲 𝐒𝐢𝐦𝐚𝐧𝐣𝐮𝐧𝐭𝐚𝐤, menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, kebersihan lingkungan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan prioritas manajemen yang tidak bisa ditawar.


​Aksi nyata ini terlihat dari semangat gotong royong yang dikomandoi langsung oleh jajaran Bagian Umum. Langkah proaktif yang dipimpin oleh 𝐍𝐚𝐨𝐦𝐢 𝐕𝐞𝐫𝐨𝐧𝐢𝐤𝐚 𝐀𝐫𝐢𝐭𝐨𝐧𝐚𝐧𝐠, Sabtu 25/04/2026 tersebut mendapat apresiasi tinggi dari pihak direksi.

​“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Lingkungan yang bersih, sehat, dan asri adalah syarat mutlak sebuah rumah sakit yang baik. Ini bukan hanya soal estetika, tapi soal keselamatan pasien dan kenyamanan bersama,” ujar dr. Bobby dengan nada optimis.

Kebersihan Sebagai Cermin Profesionalisme
​Bagi dr. Bobby, penampilan fisik rumah sakit adalah "wajah" yang mencerminkan kualitas profesionalisme di dalamnya. Ia meyakini bahwa kepercayaan pasien dimulai sejak mereka menginjakkan kaki di halaman rumah sakit.

​“Ketika pengunjung datang dan melihat lingkungan bersih serta tertata, itu adalah nilai plus yang menunjukkan bahwa kami bekerja secara profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Menuju Kebanggaan Tapanuli Utara
​Melalui sinergi yang kuat antara pimpinan dan staf, RSUD Tarutung berkomitmen untuk terus berbenah. Semangat ini diharapkan tidak hanya menjadi program sesaat, tetapi menjadi budaya kerja yang berkelanjutan.

​Targetnya jelas: menjadikan RSUD Tarutung sebagai institusi kesehatan yang maju, profesional, dan manusiawi, sekaligus menjadi ikon kebanggaan bagi seluruh masyarakat Tapanuli Utara. Dengan wajah baru yang lebih asri, RSUD Tarutung siap membuktikan bahwa pelayanan prima dimulai dari lingkungan yang terjaga.


Laporan : Jufri Panjaitan
Editor : Simon Sinaga
Share:
Komentar


Berita Terkini