Kebangkitan Pasca Bencana: Pemkab Taput dan Dinas Ketahanan Pangan Sukses Gelar Panen Perdana Nila serta Salurkan 15.000 Benih Ikan

Editor: metrokampung.com

PURBATUA, metrokampung.com
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Jonius Taripar Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapanuli Utara mencatatkan prestasi membanggakan dalam memperkuat kemandirian pangan daerah. Mengusung semangat kerja nyata di lapangan, Bupati beserta jajaran sukses memimpin panen perdana ikan nila sekaligus menyalurkan bantuan 15.000 benih ikan kepada masyarakat di UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Kecamatan Purbatua, Kamis (24/9/2026).

​Keberhasilan panen perdana ini menjadi bukti konkret efektivitas serta respons cepat Pemkab Taput dan Dinas Ketahanan Pangan dalam memulihkan sektor perikanan pascabencana. Sempat menghentikan operasional akibat bencana alam pada November lalu, kolam BBI Purbatua yang sempat kosong kini kembali produktif total di bawah pengelolaan yang adaptif dan terstruktur sejak Februari.

​Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Hutabarat, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk hadir sebagai penggerak utama perekonomian warga, bukan sebagai kompetitor.

​"Pemerintah daerah tidak hadir untuk bersaing dengan masyarakat dalam penyediaan ikan. Tujuan utama kita adalah memberikan semangat dan mendampingi warga agar terdorong membuka usaha di bidang perikanan. Tingkat keberhasilan ketahanan pangan sektor perikanan diukur dari seberapa banyak masyarakat yang berhasil dan mandiri berusaha," ujar Bupati di sela-sela kegiatan.

​Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapanuli Utara, SEY Pasaribu, yang mendampingi langsung jalannya kegiatan, menyampaikan optimisme tinggi atas capaian pengelolaan BBI Purbatua saat ini. Pihaknya terus berinovasi mengoptimalkan 31 petak kolam pembesaran yang ada di fasilitas tersebut.

​"Dari kondisi yang sempat vakum pascabencana, kerja keras seluruh tim terbayar dengan populasi ikan yang kini mencapai 45.000 ekor. Hari ini kita membuktikan bahwa tiga kolam sudah siap panen dengan kualitas unggul, yakni berukuran sekitar 3 ekor per kilogram," jelas SEY Pasaribu.


​Suasana panen perdana berlangsung penuh kehangatan dan keakraban. Bupati yang turut didampingi Anggota DPRD Dapil V, Jufri Sitompul, turun langsung ke dalam kolam bersama warga. Momen ini dimanfaatkan untuk berdialog secara interaktif mengenai teknik budidaya, potensi pasar, hingga strategi pengembangan usaha perikanan sebagai sumber pendapatan utama keluarga.


​Sebagai wujud nyata komitmen berkelanjutan, Pemkab Taput menyerahkan 15.000 benih ikan nila sebagai modal awal masyarakat dalam memulai dan memperluas usaha perikanan mereka.


​Sebelum meninjau BBI Purbatua, rangkaian kunjungan kerja diawali dengan kehadiran Bupati pada Gerakan Tanam Padi di atas lahan persawahan terdampak bencana seluas 20 hektare di Desa Sibulanbulan. Rangkaian aksi nyata ini semakin mempertegas kehadiran Pemkab Taput dan Dinas Ketahanan Pangan dalam mengawal ketahanan pangan daerah dari hilir ke hulu secara berkelanjutan.



Laporan : Jufri Panjaitan
Editorn : Simon Sinaga
Share:
Komentar


Berita Terkini