Pulihkan Lahan Terdampak Bencana, Pemkab Tapanuli Utara Gelar Gerakan Tanam Padi di Sibulanbulan

Editor: metrokampung.com

Sibulanhulan - Purbatua, metrokampung.com
24 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memulai Gerakan Tanam Padi di atas lahan persawahan terdampak bencana seluas 20 hektare di Desa Sibulanbulan, Kecamatan Purbatua, Kamis (24/9/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pemulihan produktivitas pertanian dari total 621 hektare lahan yang telah selesai direhabilitasi di wilayah tersebut.

​Aksi tanam serentak yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara ini dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi jajaran Forkopimda, TNI, Polri, serta perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara. Mengusung tema “Pertanian Berkelanjutan, Ekonomi Tapanuli Utara Maju”, gerakan ini mengandalkan teknologi modern untuk memulihkan perekonomian warga.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara, Victor Siagian, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa pemulihan fisik lahan seluas 621 hektare terwujud berkat sinergi antara Pemkab Tapanuli Utara, Kementerian Pertanian, dan personel TNI.

​"Rehabilitasi lahan bukan akhir dari proses pemulihan, melainkan awal agar lahan yang diperbaiki dapat kembali berproduksi dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi masyarakat," ujar Victor.

​Untuk mendukung keberlanjutan pascapenanam, pemkab menyalurkan bantuan benih unggul, sarana produksi, serta pendampingan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Penggunaan teknologi pertanian modern—seperti traktor, sistem tanam benih langsung (Tabela), dan modern advanced agricultural system—diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dari rata-rata 7 ton per hektare menjadi 9 hingga 12 ton per hektare.

​Rangkaian acara diawali dengan prosesi penyambutan, doa bersama, penanaman padi secara simbolis, hingga uji coba pengoperasian tiga unit traktor oleh Bupati bersama kelompok tani setempat.

Aspirasi Pembangunan Infrastruktur dan Rumah Ibadah
Di sela-sela kegiatan, Kepala Desa dan tokoh masyarakat Purbatua menyerahkan proposal permohonan bantuan rumah ibadah (Gereja dan Masjid). Mereka juga meminta dukungan Pemkab agar mengusulkan perbaikan dan pelebaran akses jalan Sibulanbulan kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.

​Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati menyatakan kesiapannya untuk mengawal usulan warga. Ia menegaskan bahwa kawasan Purbatua merupakan lumbung beras terbesar di Tapanuli Utara. Sebagai kompromi, Bupati meminta kesediaan masyarakat untuk menyumbangkan lahan seluas 0,5 hingga 1 meter guna pelebaran jalan yang merupakan jalur alternatif dan akses utama perekonomian warga Purbatua.


Laporan : Jufri Panjaitan
Editor : Simon Sinaga
Share:
Komentar


Berita Terkini