PARIWISATA

NASIONAL

Pasca Penembakan 2 Pria Teroris di Tanjungbalai, Tim Jibom Sterilisasi TKP dan Ledakkan Bom

Jumat, 19 Oktober 2018 | 11.22 WIB
Kali Dibaca |


Tanjungbalai-metrokampung.com 
Pasca penembakan 2 terduga Teroris, Kamis (18/10) sore lalu, Tim Jihandak dan Penjinak Bom (Jibom) melakukan sterilisasi dilokasi TKP dan meledakkan (Desrupsion) terhadap barang bukti 1 pipa diduga bom rakitan yang diamankan dari dua tersangka teroris, Jumat (19/10) pagi.

Pantauan metrokampung.com, peledakan bom tersebut disaksikan Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai SIK beserta jajarannya, Wakil Wali Kota Drs. H Ismail dan pemerintah setempat beserta tim Densus Mabes Polri dilapangan terbuka disamping Mapolsek Teluk Nibung. Sementara dilokasi, personil kepolisian Polres Tanjungbalai masih disiagakan berjaga-jaga di TKP.


AKBP Irfan Rifai SIK usai mengikuti Desrupsion mengatakan, bahwa pihaknya melakukan sterilisasi dilokasi TKP serta menjinakkan dengan meledakkan terhadap barang bukti yang diduga bom rakitan dari tersangka teroris. Sementara itu, untuk wilayah hukum Polres Tanjungbalai diperintahkan untuk siaga satu.

Sebelumnya, warga yang tinggal di Jalan Jumpul LK VI Kelurahan Kapias Pulau Buaya Kecamatan Teluk Nibung Tanjungbalai dihebohkan dengan penembakan dua orang pria yang terjadi, Kamis (18/10) sekitar Pukul 15.30 WIB didalam kamar mandi sebuah komplek rumah sewa setempat. Info beredar, satu diantara pria itu meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka tembak.


Identitas kedua pria itu belum diketahui dan juga motif penembakannya. Bahkan hingga malam hari, informasi pasti terkait penembakan itu masih simpang siur. Ada yang menduga terkait kasus terorisme namun ada juga menduga kasus Narkoba. Petugas yang melakukan penembakan itu diduga dari kepolisian dari Mabes Polri.


Diduga Teroris Satu Rangkaian dengan yang Diamankan Mei 2018 Lalu
Kebehohan warga terjawab bahwa penembakan itu ternyata diduga teroris yang selama ini diintai petugas pembasmi teroris Densus 88 Mabes Polri.

Kedua terduga teroris tersebut ternyata membawa bahan peledak aktip atau bom rakitan yang disembunyikan didalam sebuah kamar mandi komplek rumah kontrakan, saat di buru tim Densus 88 Kamis (18/10/2018) sekitar Pukul 12.30 WIB.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai pada Wartawan Jumat 19/10/208 dinihari pukul 01.00 WIB, yang turut mendampingi tim penjinak Bom (Jibom) Polda Sumut mengamankan bom rakitan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), membenarkan kejadian tersebut.

"Ini adalah upaya yang dilakukan oleh rekan-rekan Densus yang ada di wilayah Tanjungbalai, ada dua orang yang diduga diamankan di wilayah ini (TKP). Yang bersangkutan adalah masih satu rangkaian tersangka yang diamankan pada saat bulan Mei 2018 lalu di Tanjungbalai," kata Kapolres.

"Dari kedua tersangka di amankan barang bukti berupa satu bom rakitan yang masih aktip dan satu buah pisau serta bercak-bercak darah," tambahnya.

"Kedua tersangka yang diamankan untuk kondisinya saya tidak tau, satu orang berdomisili di daerah Teluk Nibung Kota Tanjungbalai dan satunya lagi berdomisili di wilayah Asahan," jelas AKBP Irfan.

"Sesuai perintah dari Pimpinan bahwa mulai besok pagi kita juga apel, kita langsung siaga satu dan kita langsung cek up untuk melaksanakan kegiatan disposal atau distrap ini. Kemudian kita akan melaksanakan kegiatan-kegiatan lainnya terkait dengan penggeledahan dan segala macamnya," tambah Kapolres.

Menurut Kapolres lagi, "Dengan adanya peritiwa seperti ini, situasi Kantipmas saat ini masih kondusip. dengan adanya diamankan ini dengan yang bersangkutan sudah dipantau lama," jelasnya.(laban/mk/red)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru