PARIWISATA

NASIONAL

Tim Surveyor Akreditasi Kemenkes RI Kunjungi Puskesmas Simulajadi Tanjungbalai

Kamis, 25 Oktober 2018 | 16.28 WIB
Kali Dibaca |

DISAMBUT : Tim surveyor akreditasi FKTP Kemenkes RI melalui Dirjen Pelayanan Kesehatan yang dipimpin dr. H Fahrurazi bersama drg. Sri Saptarini dan Satrinawati disambut hangat Pemko Tanjungbalai saat mengunjungi Puskesmas Simulajadi Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kamis (25/10). 

Tanjungbalai-metrokampung.com
Tim surveyor akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Dirjen Pelayanan Kesehatan yang dipimpin dr. H Fahrurazi bersama drg. Sri Saptarini dan Satrinawati mengunjungi Puskesmas Simulajadi Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai, Kamis (25/10).

Kunjungan tim surveyor itu diterima oleh Pj. Sekretaris Daerah Tanjungbalai Halmayanti bersama Asisten Ekbangsos Drs.H Abdul Hayyi Nasution, Staf Ahli Bidang Ekbangsos Setdakot Drs.H Zainul Arifin dan Kadis Kesehatan Burhannuddin Harahap.

Kedatangan tim akreditasi itu adalah untuk melaksanakan survei di puskesmas yang ada didaerah itu dalam rangka menyikapi surat yang diajukan oleh Dirjen pelayanan kesehatan FKTP kepada Dinas Kesehatan Provsu No. 441/1968/DINKES/IX/2018 tanggal 14 September 2018 tentang permohonan survei akreditasi puskesmas di Kota Tanjungbalai.

Ketua tim akreditasi dr. H Fahrurazi mengatakan, tugas tim melihat langsung keadaan puskesmas secara nyata sesuai tiga hal yang akan disurvei yakni, administrasi dan manajemen puskesmas, upaya kesehatan masyarakat perorangan dan lintas-sektoral dalam upaya peningkatan mutu kesehatan serta pelayanannya.

“Akreditasi ini dalam upaya menuju pelayanan berkualitas, perlindungan kepada pasien, payung hukum kepada petugas yang memberikan pelayanan, karena telah bekerja sesuai standar operasional. Dengan demikian tidak akan terjadi mallpraktik agar masyarakat bisa menikmati pelayanan kesehatan dengan prima. Dan begitu pula petugas kesehatan bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan payung hukum sesuai SOP, ” kata Fahrurazi.

Sementara itu, staf ahli bidang ekonomi dan pembangunan Drs. H Zainul Arifin dalam kesempatan itu mengharapkan, puskesmas didaerah itu nantinya bisa terakreditasi. Dikatakannya, untuk tahun ini ada empat Puskesmas yang akan di verifikasi yakni, Puskesmas Datuk Bandar, Puskesmas Semulajadi, Puskesmas Kampung Baru dan Puskesmas Kampung Persatuan.

"Dengan terakreditasinya puskesmas di Kota Tanjungbalai maka pelayanan kesehatan semakin meningkat. Harapan kami Komisi akreditasi FKTP Kementerian Kesehatan RI, bisa memberikan penilaian yang terbaik kepada puskesmas yang akan di kunjungi. Namun jika puskesmas yang dikunjungi masih ada kekurangan sebaiknya diutarakan agar pemerintah bisa berbenah untuk melakukan perbaikan,” ucap Zainul.

Seperti diketahui, sambung Zainul, arah pembangunan Indonesia pada RPJM III, periode 2015-2019 adalah Indonesia sehat, dengan sasaran meningkatnya akses masyarakat yang berkualitas. "Selanjutnya, untuk meningkatkan FTKP, wajib terakreditasi. Ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No 46 Tahun 2015 bahwa Puskesmas wajib terakreditasi, " ujar Zainul.

Diharapkannya, komisi akreditasi FKTP Kementerian Kesehatan RI itu bisa memberikan penilaian yang terbaik kepada Puskesmas yang akan dikunjungi. Dan jika masih ada kekurangan sebaiknya diutarakan agar pemerintah bisa berbenah untuk melakukan perbaikan.

“Untuk melihat sejauh mana kualitas pelayanan kesehatan di Tanjungbalai, maka perlu dilakukan penilaian oleh pihak eksternal dengan menggunakan standar baku yang telah ditetapkan melalui mekanisme akreditasi.” pungkasnya. (laban/red)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru