SUMUT

NASIONAL

Bupati dan Wakil Bupati Tobasa Tinjau Longsor Desa Halado

Jumat, 14 Desember 2018 | 07.55 WIB
Kali Dibaca |


Tobasa-Mertokampun.com
Jalan penghubung Tobasa -Asahan terputus total akibat longsor tepatnya desa Halado dusun III Kecamatan Pintu Pohan Meranti Kabupaten Tobasa. Longsor menimpa tiga rumah warga serta menelan 14 korban diantaranya 2 orang meninggal dunia 3 orang luka luka dan 9 orang masih tahap evakuasi. Longsor diperkirakan Rabu 12/12/2018 pukul 23.30 Wib

Bupati tobasa, Ir Darin Siagian menerangkan, berdasarkan data sementara, 2 orang meninggal dunia, 3 luka luka akibat kejadian ini . Sedangkan 9 orang lainnya masih tahap pencarian.

"Saat ini masih dalam tahap evakuasi, pada saat proses evakuasi terjadilongsor susulan menimpa alat berat. operator selamat, tapi harus menjalani pengobatan ke Puskesmas," terang Darwin.

Korban meninggal bernama Rosdiana Boru Nainggolan (35) dan Nia Marpaung (14). Sedangkan korban luka dan patah tulang adalah Jelly Marpaung (12) dan Alpen Marpaung (5) dan Hardiansa Simorangkir operator alat berat.

Sementara itu, korban yang belum ditemukan adalah Jones Tambunan (45), Nur cahaya boru Marpaung (40), Bantu Tambunan (70), Ahmadi Tambunan (23), Serly Tambunan (19), Ambrin Tambunan (13), dan Kasmer Marpaung (39)Sutan jafri marpaung (35)Suhadi Tambunan (20)

Pada proses pencarian pemkab tobasa turunkan alat berat serta dapur umum.(Tanda/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru