PARIWISATA

NASIONAL

Dicurigai, 14 Honorer RSUD Batubara Test Urine Ulang

Rabu, 30 Januari 2019 | 20.27 WIB
Kali Dibaca |

Beberapa Pegawai Honorer RSUD Batubara saat berada di Kantor Dinas Kesehatan Batubara.
Batubara - Metrokampung.com
Saat pelaksanaan test urine terhadap 260 honorer lingkungan Dinas Kesehatan Batubara, Dinas mencurigai ada honorer yang menggunakan air seni orang lain.

Akibatnya   sebanyak 14 tenaga  honorer Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batubara di test urine ulang , di Kantor Dinas Kesehatan Batubara, Kecamatan Lima Puluh, Rabu (30/01/2019).

Kadis Dinkes Batubara dr. Dewi Chaylati, M. Kes  melalui  Kabid Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Batubara, dr. Buang Suardi mengatakan, tes urine yang dilakukan terhadap 14  honorer RSUD merupakan tes ulangan setelah beberapa waktu lalu sudah dilakukan tes urine yang sama.

Namun pihak Dinkes mencurigai ada penyimpangan yang diduga dilakukan peserta test urine. Pasalnya di kamar mandi (toilet) pengambilan sampel air seni ditemukan beberapa kantong plastik yang diduga bekas isi air seni.

"Sewaktu test urine yang pertama, kita temukan didalam kamar mandi beberapa kantong  plastik berisi air seni. Kita mencurigai itu air seni milik orang lain yang dipakai dalam tes. Makanya hari ini kita test ulang terhadap 14  Honorer RSUD Batubara yang dicurigai," sebut Buang.

Dikatakannya,  dalam test urine ulang yang dilakukan,  bila terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba, jelas ada sanksi yang akan diberikan.

Sanksi yang diberikan tidak hanya terhadap 14 Honorer RSUD  Batubara tetapi terhadap pegawai Dinas Kesehatan lain yang terlibat penyalahgunaan narkoba akan diberikan sanksi.

"Kalau yang dipastikan terlibat ya pasti ada sanksi yang akan diberikan. Tapi yang punya hak itu kepala dinas ," ujar Buang.

Saat ditanya kenapa test urine ulang hanya dilakukan terhadap  honorer RSUD saja, dr.Buang menampiknya.

"Ini tahap awal, selanjutnya akan dilakukan terhadap pegawai ASN dilingkungan dinkes",  ujar dr. Buang sembari menjelaskan  pelaksanaannya akan dilakukan secara dadakan. (ebson ap/mk)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru