SUMUT

NASIONAL

Puluhan Warga di Kecamatan Kualuh Selatan Labura Diduga Keracunan Makanan

Selasa, 26 Februari 2019 | 21.17 WIB
Kali Dibaca |

Puluhan warga dirawat di Puskesmas Gunting Saga  diduga keracunan makanan Mie Goreng.

Labura-metrokampung.com
Puluhan warga Desa Gunung Melayu Kecamatan Kualuh Selatan kabupaten Labura mual dan muntah  dan dirawat dipuskesmas Gunting Saga dan di RSUD Labura Aek Kanopan diduga keracunan makanan, Selasa (26/2/2019).


Informasinya, puluhan warga merasa mual kepala pusing dan muntah-muntah setelah mengkonsumsi makanan mie kuning yang digoreng yang dibagi oleh warga di desa itu, telah menjadi tradisi di daerah itu jika ada warga yang  hendak melaksanakan giliran wirit terlebih dahulu memasak makanan dan membagikannya ke rumah warga sekitar,  setelah warga mengkonsumsi mie goreng itu warga merasa mual dan pusing serta muntah-muntah, warga pun heboh karena di alami puluhan warga, keluarga masing -masing membawa anggota keluarga nya yang mengalami serangan itu ke puskesmas Gunting Saga, karena banyak warga yang mengalami hal yang sama sebagian di bawa ke RSUD Labura Aek Kanopan untuk mendapat perawatan.


H. Saiful Anwar Tanjung selaku Kepala Desa Gunung Melayu kecamatan Kualuh Selatan mengatakan, " iya lebih kurang 60 orang mengalami muntah yang di sertai mual dan pusing di duga keracunan makanan dari mie kuning yang digoreng dan saat ini telah dirawat di puskesmas Gunting Saga Sidua-dua dan RSUD Aek Kanopan Labura, saat ini diopname dan dalam perawatan perugas kesehatan.


Saiful menduga  keracunan diduga berasal dari mie yang dimasak untuk acara wirit di salah satu rumah penduduk.

"Untuk persiapan wirit seperti biasa dan sudah menjadi tradisi  ada acara masak masak sebelum wirit di laksanakan Setelah masak, sebahagian dibagikan kepada para keluarga dan warga sekitar serta  yang ikut memasak. Beberapa jam setelah dibagikan    yang ikut makan mie tersebut merasa mual dan kepala pusing  bahkan semua yang makan ikut merasakan hal yang sama", ungkapnya.

Selanjutnya kades dan warga membawa korban ke Puskesmas untuk berobat," ujar Kades. (stjg/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru