SUMUT

NASIONAL

IMKA Ersinalsal USU Perkenalkan Mata Air Soda Ketiga di Dunia

Minggu, 31 Maret 2019 | 18.56 WIB
Kali Dibaca |

Guru Besar USU Profesor Dr Paham Ginting MS foto bersama Mahasiswa IMKA Ersinalsal FEB USU dan pengurus Karang Taruna Desa Munte di lokasi Mata Air Soda " Lau Macem".

KARO – METROKAMPUNG.COM
Ikatan Mahasiswa Karo (IMKA) Ersinalsal Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan bakti sosial di areal Mata Air Soda di Desa Buluh Naman, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, Sabtu, 30 Maret 2019 sekitar pukul 10.00 WIB.

Ketua IMKA Ersinalsal FEB USU Ratijul Sembiring didampingi Kamelia Beru Surbakti, Oktavandi Tarigan, Agung Luhulima Barus bersama anggota IMKA Ersinalsal lainnya saat ditemui Orbit di Desa Munte mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk memperkenalkan objek wisata Air Soda (Lau Macem) yang ada di Tanah Karo.

Selain itu katanya, kegiatan tersebut sebagai bukti nyata kepedulian mahasiswa Karo selaku putra-putri daerah terhadap peningkatan sumber daya daerah, dengan budaya kerjasama bersama masyarakat setempat.


"Bakti Sosial 2019 ini adalah salah satu program kerja IMKA Ersinalsal FEB USU untuk mengekspose tempat-tempat wisata yang ada di daerah. Bagaimana kita berdampak sehingga peningkatan sumber daya daerah dapat meningkat," jelas Ratijul yang diaminkan anggota lainnya.

Sementara, Pembina IMKA Ersinalsal FEB USU, Profesor Dr Paham Ginting MS yang turut hadir di Munte mendampingi mereka kepada Orbit mengatakan, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan mahasiswanya untuk mengisi waktu libur dengan kegiatan positif seperti sekarang ini membantu daerah memperkenalkan objek wisata yang ada di daerah.

"Yang paling penting adalah semangat mengabdinya patut didukung," ujar Profesor, Minggu (31/3) di Munte.

Menurut Guru Besar USU yang juga Ketua DPD Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) Kabupaten Karo ini, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui manfaat dari Air Soda tersebut. Karena pemandian Air Soda (Lau Macem) ini merupakan objek yang langka dan sebelumnya diketahui hanya ada dua di dunia yaitu di Tarutung, Tapanuli Utara dan di Venuezela, Amerika Selatan.

Untuk itu diharapkan, Pemerintah Kabupaten Karo dapat memberikan perhatian dan mengembangkannya sebagai salah satu andalan wisata di Tanah Karo. Karena pemandian air soda (Lau Macem) di Kecamatan Munte ini, nantinya dapat menjadi objek wisata pemandian air soda ke tiga yang ada di dunia.

Dalam pelaksanaan Bakti Sosial 2019 IMKA Ersinalsal FEB USU, mahasiswa dan Karang Taruna Munte melakukan pembersihan di sekitar areal kolam air soda, membuat pagar bambu dan memasang plang dari plat besi yang bertuliskan "Selamat Datang di Lau Macem (Air Soda) Desa Buluh Naman - Munte".

Selain itu, mereka juga turut membersihkan halaman kantor Kepala Desa Munte serta menanam bunga di Taman Karang Taruna. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai dari hari Jumat (29/3) sampai hari Minggu (31/3), dan selama berada di Desa Munte mereka menginap di Balai Desa.

Kepala Desa Munte Sudirman Ginting melalui stafnya Bronsepta Ginting mengucapkan terima kasih atas apa yang dilakukan oleh mahasiswa dari IMKA Ersinalsal yang sudah perduli untuk mempromosikan objek wisata yang ada di desanya.
"Sangat bagus dan satu ide kreatif. Mahasiswa yang peduli terhadap desa. Mereka juga melibatkan Karang Taruna sehingga bisa tukar pikiran bagaimana memajukan desa kami," ujar Bronsepta Ginting. (amr/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru