SUMUT

NASIONAL

Luhut Binsar Panjaitan Minta Bupati Karo Ikuti Program ZNBF di Negara Bagian India

Jumat, 15 Maret 2019 | 21.02 WIB
Kali Dibaca |

Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat berbincang dengan Menko Luhut Binsar Panjaitan terkait program ZNBF.

Balige-metrokampung.com
Kemenko Kemaritiman dibawah kepemimpinan Luhut Binsar Panjaitan terus berupaya melakukan terobosan lobi dan pendekatan kepada pemerintah Negara Bagian  India dalam program Pelatihan tekhnologi meningkatkan kualitas petani indonesia dalam hal mengurangi penggunaan pupuk kimia , Dimana selama ini pengunaan pupuk kimia membawa dampak negatif terhadap kesehatan dan tingginya biaya yang harus ditanggung para petani.
Untuk memenuhi janjinya sebagai mediator dan memfasilitasi keberangkatan perwakilan Kabupaten / Kota se-Indonesia, dimana salah satunya adalah Kabupaten Karo ikut diusulkan dan diberangkatkan sebagai perwakilan dalam rangka pelatihan Zero Budget Natural Farming (ZBNF) dalam bidang pertanian alami berbiaya nol sesuai surat Kemenkomaritim nomor : B-51/deputi II/Maritim/III/2019 tanggal 6 Maret 2019.

Keberangkatan ini akan dijadwalkan pada tanggal 18 - 25 Maret 2019 mendatang atau selama enam hari berada di Andhra Pradesh India. Kata Terkelin Brahmana didampingi Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi, disela sela acara kunjungan Presiden RI Joko Widodo di SMK Negeri 1 Balige Sumatera Utara, Jumat (15/3) pukul 09.40 wib.

Menurut Terkelin, Pemkab Karo berterimakasih kepada Kemenkomaritim atas dukungan dan kepeduliannya sehingga Tanah Karo di ikutkan sebagai peserta pelatihan ZBNF bersama Kadis Pertanian Karo Sarjana Purba, ujarnya.

Dengan terpilihya daerah kita sebagai perwakilan pelatihan ZNBF sudah tentu kedepan Kabupaten Karo menjadi salah satu pilot project bidang pertanian oleh ZNBF dan ini menjadi kebanggaan tersendiri karena tidak semua daerah mendapat kesempatan tersebut.

Artinya pengetahuan tata cara menggunakan ZBNF nantinya dapat kita andalkan, seperti yang di India sukses dengan program ZBNF bidang pertanian sekaligus meningkatkan kompetensi serta transfer pengetahuan dan teknologi. Ungkap terkelin
Selanjutnya, manfaat ZBNF ketika diterapkan di Kabupaten Karo dapat meningkatkan kualitas produk organik, sasaran ini kedepan kita implementasikan ke para petani, apalagi kab. karo saat ini semuanya hampir merata merasakan  akibat terdampak pasca Erupsi Gunung Sinabung lahan pertanian kurang produktif, bebernya.

Dijelaskan Terkelin, ZBNF adalah sebuah program yang menjauhkan para petani dari penggunaan bahan-bahan kimia dalam kegiatan agrikultur. Mengadopsi pendekatan agrocology, ZBNF menghindarkan petani dari beban biaya tinggi akibat penggunaan bahan kimia, sekaligus meningkatkan kesehatan petani dan lingkungan.

“ Program itu sudah teruji di Pemerintah Negara Bagian Andhra Pradesh India, ini latar belakang manfaat ZBNF. Tegas Terkelin (amr/mk)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru