PARIWISATA

NASIONAL

Kapolres Batubara : Alkab Terlarang Lambat Laun Diganti Alkab Ramah Lingkungan

Selasa, 09 April 2019 | 20.54 WIB
Kali Dibaca |

Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang didampingi Kapolsek Medang Deras dan Camat Medang Deras pada silaturahmi kamtibmas.

Batubara - Metrokampung.com
Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang, SH. M. Hum menyambut baik keberadaan nelayan kecil yang sudah modern meski masih menggunakan alat tangkap terlarang. Nelayan kecil modern yang bergabung dan bersatu dapat mengalahkan kapal ikan besar.

Demikian penyampaian Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang, SH. M. Hum pada silaturahmi Kamtibmas Polres Batubara dengan Aliansi Masyarakat Nelayan Kecil Modern Kecamatan Medang Deras di Buffet Mangga Kec. Sei Suka Kab. Batubara, Selasa (09/04/2019).

Mengenai alat tangkap yang digunakan nelayan kecil modern yang terlarang  dipandang Kapolres pihaknya tidak langsung menerapkan undang undang. Kelak setelah melalui proses lambat laun alat tangkap terlarang diganti dengan alat tangkap ramah lingkungan.

"Kita bersikap kooperatif kepada nelayan modern yang masih menggunakan alat tangkap terlarang namun lambat laun itu harus diganti dengan alat tangkap ramah lingkungan", terang Kapolres.

Sebagaimana diketahui tahun 2019 Pemkab Batubara menggelontorkan anggaran sebesar Rp. 3 Miliar untuk menggantikan alat tangkap nelayan modern  yang dilarang Undang Undang dengan alat tangkap ramah lingkungan.

Polres Batubara memberikan penghargaan tinggi kepada warga Medang Deras yang akhir akhir ini sudah terbuka dan membantu kamtibmas sehingga telah tercipta kondusifitas di Kecamatan Medang Deras. "Ini sudah menunjukkan tanda tanda kemajuan", puji Kapolres.

Kapolres berharap agar Kapolsek dan anggota harus dapat hadir dan memberi ketenangan di tengah tengah masyarakat. "Kemarin ada laporan terjadi kelangkaan gas elpiji subsidi, agar segera ditangani penyebabnya", ujar Kapolres.

Terkait pelabuhan internasional Kuala Tanjung dengan triliunan rupiah yang telah dan akan dikucurkan Kapolres berharap nelayan dapat menangkap peluang. Sekolahkan anak masing masing agar dapat berperan di kawasan industri yang tentunya akan pesat di Kuala Tanjung sekitarnya.

Mengenai asuransi nelayan, Kapolres minta agar berkoordinasi dengan pemerintah karena asuransi tersebut sangat penting. Demikian pula program pemerintah seperti PKH,  PIP, bantuan pangan non tunai serta pemberian Dana Desa dimaksudkan untuk membantu masyarakat mengatasi permasalahan mereka. Semuanya telah diluncurkan pemerintah dengan maksud meningkatkan taraf kehidupan masyarakat.

Sebelumnya, Camat Medang Deras Syahrizal, SH menyampaikan semangat Kapolres Batubara yang giat turun menemui warga hingga ke desa-desa patut diapresiasi.

Dikatakan Camat setiap nelayan yang hadir hari ini mewakili 10 orang nelayan kecil modern sehingga diperkirakan  mencapai  70 % dari jumlah nelayan di Kecamatan Medang Deras.

Disebutkan Camat, tujuan silaturahmi ini menyamakan persepsi, kompak dan bersatu  mendukung Pemerintah membangun. Dengan bersatunya masyarakat segala permasalahan dapat diselesaikan, apakah persoalan sulitnya mencari ikan, persoalan kamtibmas dan persoalan pembangunan.

Erwinsyah Purba Ketua Aliansi Nelayan Kecil Modern Kecamatan Medang Deras menyampaikan apresiasi dan  terimakasih atas kerelaan Kapolres menerima nelayan menyampaikan keluhan.

Karena itu Erwinsyah  mengajak pengusaha dan nelayan yang tergabung dalam aliansi untuk bekerjasama mendukung program pemerintah.
"Kapolres sudah tahu alat tangkap kita salah namun bersikap kooperatif karena belum turunnya alat tangkap ramah lingkungan", ujar Erwinsyah.

Turut hadir pada silatutahmi tersebut Kasat Binmas Polres Batubara AKP Rita Santhi, Kasatres Narkoba AKP Kusnadi, Kapolsek Medang Deras AKP Maradof Oktavianus, SE  serta lebih seratus nelayan kecil modern. (ebson ap/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru