SUMUT

NASIONAL

Kembangkan Ekonomi Kreatif, Dekranasda Tanjungbalai Gandeng Bekraf Indonesia

Rabu, 03 April 2019 | 14.29 WIB
Kali Dibaca |

EKSPOS : Ketua Dekranasda Tanjungbalai Hj. Sri Silvisa Novita saat menyampaikan ekspos tentang pengembangan industri kreatif Batik dan produk kerajinan tangan saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Bekraf Indonesia, Jakarta, Senin (1/4).

Tanjungbalai-metrokampung com
Untuk mengembangkan perekonomian bagi pelaku ekonomi khususnya industri Kreatif Batik dan kerajinan tangan, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tanjungbalai dipimpin Hj. Sri Silvisa Novita Muhammad Syahrial melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia di Kantor Bekraf, Jakarta, Senin (1/4).

Rombongan Dekranasda itu diterima oleh Direktur Hubungan Antar Lembaga Dalam Negeri Bekraf Indonesia, Hassan Abud didampingi jajarannya. Tujuan kunjungan itu adalah untuk menggandeng Bekraf Indonesia memperkenalkan Batik Kito dan beberapa jenis kerajinan tangan Kota Tanjungbalai ke tingkat nasional.

Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melalui Dekranasda dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sepakat mendukung kerja sama yang komprehensif dalam mengembangkan industri kreatif di Kota Tanjungbalai.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Dekranasda Tanjungbalai Sri Silvisa Novita menyampaikan paparan/ekspos tentang pengembangan industri kreatif Batik dan produk kerajinan tangan yang ada di Tanjungbalai. Dalam paparannya, Sri Silvisa Novita mengenalkan lebih dekat pengembangan Industri kreatif Batik Kito dan kerajinan tangan lainnya yang diproduksi masyarakat setempat dengan inovasi bermotif biota laut yang merupakan ciri khas Kota Tanjungbalai.



Sri Silvisa juga mengatakan bahwasanya industri kreatif Batik Kito dan kerajinan tangan tersebut digagas oleh Dekranasda Tanjungbalai dan didukung langsung oleh masyarakat.

"Harapan kami, dengan hadirnya batik kito dan kerajinan tangan ini kedepan semakin berkembang dan dikenal masyarakat luas baik ditingkat nasional maupun internasional, " ujar Sri Silvisa.

Karena menurutnya, saat ini setiap kelurahan di Kota Tanjungbalai memiliki banyak potensi yang harus didorong dan dikembangkan. Selain itu juga mengingat infrastruktur penunjangnya terbatas, seperti Sumber Daya Manusia, Permodalan dan Pemasaran yang masih bergantung dukungan pemerintah daerah.

"Tentunya hal inilah yang mendorong Dekranasda Tanjungbalai melakukan kunjungan sekaligus berharap dukungan dan petunjuk dari Bekraf dalam pengembangan Industri Kreatif yang ada di Kota Tanjungbalai," pungkas Ketua Dekranasda.

Bekraf Indonesia melalui Kasubid Badan Ekonomi Kreatif Indonesia Yosef dalam kesempatan itu mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Dekranasda Tanjungbalai yang memiliki potensi besar yang luar biasa. Harapannya, hal itu dapat terus ditingkatkan karya kreatifitasnya baik yang berkaitan dengan Batik Kito maupun kerajinan tangan lainya. Karena menurutnya hal itu sebagai penambah pendapatan ekonomis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Tanjungbalai.

"Bekraf Indonesia selanjutnya akan berkolaborasi dengan Pemko Tanjungbalai melalui program kerja yang bersinergi. Hal ini dibutuhkan dalam menyempurnakan hasil karya para pelaku kerajinan tangan di Tanjungbalai. Sehubungan saat ini Bekraf Indonesia belum memiliki fasilitasi pendukung sebagai perpanjangan tangan disetiap daerah baik di tingkat kabupaten/kota. Nantinya proses akan diawali melalui Perjanjian Kerjasama sehingga hal ini menjadi dasar dan langkah strategis dalam pelaksanaan program pengembangan industri kreatif Tanjungbalai kedepannya."pungkas Josef

Melalui kerjasama tersebut, sambungnya, nantinya tim Bekraf akan menggali potensi dari setiap kelurahan di Kota Tanjungbalai yang akan dijadikan pilot project, mulai riset, edukasi, infrastruktur, akses permodalan, pemasaran, dan sebagainya.

Hadir juga dalam pertemuan tersebut, Asisten Pemerintahan yang juga Plt. Kadis Disdagper Tanjungbalai Nurmalini Marpaung, Kadis Kominfo Walman Riadi P Girsang, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Darul Yana Siregar, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Tetty Juliani Siregar, Kabag Perekonomian Rosidah Parinduri beserta beberapa staf ahli.(laban/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru