SUMUT

NASIONAL

Galian C Diduga Ilegal Bebas Beroperasi di Dusun Barnung, Kabupaten Labuhanbatu

Minggu, 19 Mei 2019 | 00.40 WIB
Kali Dibaca |

Aktifitas Galian C berada di pinggir sungai barnung, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu.

Labuhanbatu - Metrokampung.com
Galian C diduga ilegal bebas beroperasi tepat di bibir sungai barnung, Dusun Barnung, Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu. Pasalnya, Pemerintahan setempat sama sekali tidak mengetahui adanya aktivitas galian C tersebut.

"Saya tidak mengetahui ada galian C di pinggir sungai Barnung. Itukan bisa merusak ekosistem. Soal izin, saya tidak tahu. Tidak ada pemberitahuan kepada saya," ujar Camat Bilah Barat, Nunggang Siregar saat dikonfirmasi melalui seluler, Sabtu (18/5) sore sekira pukul 16.30 wib.

Tak berselang beberapa lama, Nunggang kembali menghubungi wartawan. Dia mengatakan bahwa, telah berkoordinasi dengan Kepala Dusun disana.

"Atas hal ini, saya sudah koordinasi dengan Kepala Dusun disana. Kata Kepala Dusun Irfan, itu galian C untuk keperluan masyarakat," sebutnya.

Pantauan wartawan, satu unit beko berwarna orange sedang beroperasi mengisi tanah bercampur bebatuan ke dalam truk intercooler silih berganti.

Mirisnya, galian C tersebut beroperasi tepat di bibir sungai Barnung yang jernih. Truk yang masuk, harus menyebrang sungai, sehingga membuat sungai menjadi keruh.

Sementara, salahseorang mandor lapangan yang di temui wartawan tak jauh dari lokasi mengatakan bahwa, galian C tersebut merupakan pekerjaan Irfan, yang juga Kepala Dusun Barnung.

"Ini pekerjaan Irfan. Materialnya akan diantar ke proyek Jalur Kelreta Api, Rantauprapat - Kota Pinang (RPK)," katanya.

Terpisah, Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SIK saat dihubungi mengatakan bahwa, pihaknya akan segera menurunkan petugas untuk mengechek lokasi.

"Terimakasih infonya, saya akan segera menurunkan anggota untuk mengechek keberadaan galian C tersebut," ujarnya.

Saat ditanya, apakah kalau terbukti tidak memiliki izin atau menyalahi aturan, akan langsung mengamankan beko beserta pemiliknya, Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang, pun menutup teleponnya. (AL/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru