SUMUT

NASIONAL

LAGI-LAGI, IBU PKK DAIRI KUNJUNGI RSUD DAIRI, PARA SUSTER DAN DOKTER REPOT TAK MENENTU

Jumat, 03 Mei 2019 | 18.09 WIB
Kali Dibaca |


Dairi-metrokampung.com
Ibu PKK Kabupaten Dairi Romy M Simarmata kunjungi RSUD Sidikalang, Jumat (3/5). Di RSUD Dairi, Romy M Simarmata melihat dan mengecek layanan rumah sakit yang di danai APBD Kabupaten Dairi ini.

Begitu keluar dari mobil Beliau langsung mendatangi Ruang UGD  RSUD dan menemui salah satu pasien dan berbincang-bincang dengan pasien mengenai pelayanan selama berada di Ruangan UGD tersebut. Salah satu keluarga pasien mengeluhkan pelayanan mengenai antar zona rujuk pasien ke puskesmas terdekat  dimana pasien lebih dekat ke RSUD di bandingkan ke puskesmas yang dituju, dimana beliau memohon kepada Ibu PKK tersebut untuk membenahi zona rujuk Puskesmas  supaya pasien bisa di tangani secepatnya tanpa di batasi zona tersebut.

Kunjungan di ruang UGD Ibu Romy menemui beberapa pasien yang menderita demam berdarah, banyak keluhan masyarakat yang selama ini terkena wabah demam berdarah, sehingga beliau menghimbau kepada Direktur RSUD Dairi dr. Hendrik Manik untuk segera menangani wabah demam berdarah serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan wabah demam berdarah.

Dan selain itu Ibu Romy langsung menuju ke ruangan Rekap Medis, Beliau melihat begitu banyak tumpukan berkas bersusunan, sehingga beliau menanyakan ke salah satu perawat tersebut mengenai pelayanan rekap medis, namun perawat tersebut mengatakan bahwa sistem pengelolahan data rekap medis pasien belum menggunakan komputeris sepenuhnya sehingga mempersulit kinerja mereka.




Hal itu juga beliau menyampaikan kepada Dirut RSUD Sidikalang untuk segaera menanganinya supaya pengelolahan Data Pasien bisa maksimal penangannya.

Setelah mekukan perbincangan kebeberapa pasien Ibu Romy juga berbicang dengan Dirut RSUD seputar penyedian obat yang berada di Rumah sakit karena sehari sebelum kunjungan ke rumah sakit beliau mendapatkan informasi dari salah satu wartawan media Metrokampung.com yang mendapatkan laporan bahwasanya pihak RSUD tidak menyediakan Obat Vaksin Rabies.dimana salah satu pasien anak dari Bapak Matanari umur 8 tahun yang  tinggal di Jl. Sentosa Sidikalang  terkena gigitan anjing namun setelah anaknya di bawa ke RSUD Dairi pihak rumah sakit mengatakan bahwa rumah sakit tidak menyediakan Vaksin Rabies,justru  pihak rumah sakit menugarahkan Bapak matanari yang merupakan orang tua dari pasien untuk membeli vaksin tersebut  kesalah satu  Klinik terdekat dengan harga Rp.1.300.000.

Keterangan dari pihak rumah sakit megata kan bahwa vaksin tersebut di sediakan oleh Dinas kesehatan dan bukan dari Rumah Sakit pungkasnya ke Bapak  Matanari.(Bill & Atur)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru