SUMUT

NASIONAL

Terkait Oknum Ibu Guru SMAN Lintong Yang 'Songong', Disdik Provsu Agendakan Turun ke TKP

Jumat, 10 Mei 2019 | 17.27 WIB
Kali Dibaca |

Gedung Kantor Dinas Pendidikan Nasional Pemprovsu - Medan

Lintong Ni Huta, Metrokampung.com
Menindak lanjuti kasus oknum ibu guru PNS berinisial DS di SMA Negeri 1 Kecamatan Lintong Ni  Huta Kabupaten Humbang Hasundutan  yang cukup viral.  Karena diduga melakukan pungutan dan berperangai kurang baik selaku pendidik terhadap siswa kelas IPA III yang dibinanya. Serta menanggapi hasil kesimpulan rapat penyelesaian sengketa antara Siswa, orang tua dengan oknum guru wali kelas yang difasilitasi oleh Cabdis Pendidikan Sumatera Utara.

Tim terpadu pembinaan kepegawai Dinas Provinsi Sumatera Utara berencana turun ke SMA Negeri 1 Lintong Ni Huta guna melakukan pemeriksaan terhadap ibu guru wali kelas berinisial DS. Pemeriksaan terhadap oknum guru ini diagendakan pada Senin,(13/5/2019) depan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Arsyad Lubis yang dimintai keterangan nya terkait laporan pelanggaran oknum guru yang disampaikan pihak orang siswa bersama UPT. Pendidikan wilayah Taput-Humbahas mengatakan bahwa dirinya akan mengutus tim untuk memeriksa permasalahan yang dilakukan oleh oknum guru DS tersebut. “Kalau tidak ada halangan, hari senin akan kita utus tim memeriksa yang bersangkutan,” katanya.

Sebelumnya, Kacabdis wilayah Taput – Humbahas, Samsul Purba ketika dikonfirmasi awak media mengaku bahwa sebenarnya kasus tersebut bisa diselesaikan dengan baik bila oknum guru DS ini tidak keras kepala. “Tadinya kasus ini bisa diselesaikan dengan baik-baik, cukup ditingkat Cabdis dan tidak harus disampaikan ke Dinas Provinsi, kalau guru DS ini mau meminta maaf kepada para orang tua dan siswa. Tetapi Ibu DS ini justru tetap bersi keras tidak mengakui kesalahan nya. Sehingga dengan terpaksa kita menyampaikan hal ini ke Dinas," katanya.

D. Simamora perwakilan para orang tua siswa mengapresiasi respon pihak Dinas Pendidikan Provinsi yang peka dengan keluhan para orang tua selaku masyarakat. Dirinya berharap, Tim dari Diknas Provinsi dapat bekerja dengan profesional dan melihat persoalan yang dilakukan oknum guru DS ini dengan jeli. Sehingga aspirasi seluruh siswa dan para orang tua yang meyuarakan ketidak benaran mendapat sambutan yang baik dan positif.(FT/MK)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru