SUMUT

NASIONAL

Diteriaki Maling, Pencuri Hp Gagal Beraksi Lewat Ventilasi Jendela di Labuhanbatu

Jumat, 21 Juni 2019 | 16.56 WIB
Kali Dibaca |


Labuhanbatu - Metrokampung.com
Aksi pencurian telepon seluler atau Handphone di dalam rumah dengan menggunakan gala panjang lewat ventilasi berhasil digagalkan pemilik rumah. Kejadian tersebut terjadi di Lingkungan Kampung Sawah, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Jum'at (21/6) sekitar pukul 05.00 wib.

Pemilik rumah, Anas (28) kepada wartawan menceritakan. Kejadian itu bermula, saat dirinya sedang tidur di dalam kamar. Kebetulan, Handphone miliknya sedang di charger di atas televisi yang ada di dalam kamar tersebut.

Sekira pukul 05.00 wib dini hari, tiba-tiba Anas mendengar bunyi dibalik jendela kamarnya. Sontak dia terbangun dan melihat gala panjang yang ujungnya telah diberi perekat atau lem untuk melengketkan Handphone melintang di atas tempat tidurnya dari lubang ventilasi jendela.

Mengetahui hal itu, Anas langsung menarik gala yang sudah berada di dalam kamarnya tersebut, kemudian meneriaki pencuri yang berada di balik jendela kamarnya.

"Awalnya, terdengar seperti orang mau mencongkel jendela kamar. Saat saya melihat sudah ada gala panjang yang ujungnya diberikan lem, yang di masukkan oleh orang di balik jendela. Kemudian saya langsung menarik gala tersebut dan meneriaki pencuri. Saya coba mengejarnya keluar rumah, namun pencuri itu berhasil kabur," ujarnya.

Anas juga mengatakan bahwa, pencuri tersebut beraksi dengan cara menaiki dinding luar kamar dengan menggunakan tangga, kemudian memasukkan gala panjang yang telah disesuaikan melalui lubang ventilasi untuk meraih barang berharga seperti handphone yang mudah di jangkau.

"Tangga pencuri itu tertinggal. Yang disandarkan ke dinding luar kamar. Dengan tangga pencuri itu naik ke balik ventilasi kamar," pungkasnya.

Demi terjaganya kemaanan lingkungan, Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SIK mengimbau kepada masyarakat agar menghidupkan kembali siskamling.

Menurutnya, dengan aktifnya kembali siskamling di lingkungan masyarakat, tingkat kejahatan atau kriminal dapat berkurang.

"Kejahatan terjadi tidak hanya karena niat, juga karena ada kesempatan. Kalau dahulu, ada warga yang ronda setiap malam dari poskamling. Nah, mari kita jaga dan memperhatikan lingkungan dimana tempat kita tinggal," ujarnya.

Kapolres juga sangat mengharapkan, di setiap lingkungan di wilayah hukumnya ada siskamling. Agar, anggota kepolisian dapat singgah untuk mengechek keamanan lingkungan tersebut.

"Mari sama-sama kita ciptakan situasi yang kondusif. Sebab, tanpa dibantu masyarakat pihak kepolisian tidak akan maksimal dalam menjalankan tugasnya," tandas Frido. (AL/mk)




Foto : Ilustrasi




Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru