SUMUT

NASIONAL

Orang Pintar Dilibatkan Ungkap Siapa Ibu Bayi Malang Yang Ditemukan Tewas di Lau Bengap Tiga Binanga

Kamis, 20 Juni 2019 | 14.55 WIB
Kali Dibaca |


KARO – METROKAMPUNG.COM
Upaya menguak tabir misteri kematian bayi perempuan yang ditemukan tewas mengapung oleh warga yang hendak memancing, pada Minggu (16/6) jam 15.30 WIB di sungai Lau Bengap Tiga Binanga Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo terus dilakukan pihak Kepolisisan Polsek Tiga Binanga.

Setelah berkordinasi dengan cara pendataan ke pihak Puskesmas, Kepling dan Lurah se Kecamatan Tiga Binanga , kali ini pihak Kepolisian juga melibatkan jasa orang pintar  guna mengungkap pelaku siapa dalang dibalik tewasnya bayi wanita tersebut.

"Dalam upaya mengungkap kasus ini, tadi malam kita juga sudah meminta jasa dukun atau orang pintar, guna mencari titik terang atas kasus ini," ucap Kanit Reskrim Polsek Tiga Binanga, Iptu Sulem Sigalingging kepada Metrokampung.com, Kamis (20/6) jam 13.55 WIB.

Disebutkan Iptu Sulem Sigalingging, dari terawangan dukun wanita yang ruh nya dirasuki dari leluhur asal Toba mengatakan, ibu bayi tersebut bukan berasal dari wilayah Kecamatan Tiga Binanga, pasca melahirkan tersebut dirinya dibantu oleh dua orang.

"Ibu bayi itu diduga berasal dari Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Diri nya ke Tiga Binanga guna melahirkan, dibantu oleh kedua teman nya, salah satu nya warga se kampungnya, sedangkan yang seorang lagi bertempat tinggal di Tiga Binanga," ucap Iptu Sulem, mengulang percakapan dukun tesebut.

Masih kata dukun tersebut, melalui Sulem Sigalingging, ibu bayi tersebut sebelum melahirkan berapa hari tinggal di pondok perladangan temannya yang  warga Tiga Binanga, tepat nya di tengah - tengah perladangan. Dukun itu juga berpesan, dalam jarak dua hari saya akan ketemu dengan ibu bayi itu melaui mimpi, dan akan mengetahui siapa orang nya.

"Ternyata tadi malam saya bermimpi, berkenalan dengan wanita, dimana dalam mimpi itu wanita itu ngasih tau nama nya, antara Cici atau Kiki. Karena namanya juga mimpi, jadi samar - samar saya ingat," ucap Sulem.

Melanjuti mimpi atau petunjuk tersebut, Sulem mencari kedua nama wanita di jajaran wilayah nya. Untuk nama Cici tidak ada dia dapati, tetapi nama nya Kiki ada. Dimana yang nama nya Kiki masih terbilang gadis, merupakan anak teman nya, yang bapak Kiki dikenal nya akrab. Namun, begitu juga diri nya tetap menanyakan kepada bapak Kiki, apakah ada wanita, yang datang ke rumah mereka meminta pertolongan guna menumpang untuk melahirkan.
"Kalau dari keterangan Kiki dan bapak nya, tidak ada wanita yang datang ke rumah nya, guna menumpang untuk melahirkan, atau meminta bantuan kepada mereka," kata Sulem.

Sulem juga berharap untuk bisa mengungkap siapa ibu bayi tersebut, agar masyarakat tidak mengira bahwa jajaran nya tidak benar - benar serius dalam menangani kasus dugaan pembunuhan ini.
"Pastinya, dalam dua hari ini kita tunggu saja petunjuk seperti ungkapan dukun tersebut, yang mengatakan kalau ibu bayi itu bernama Wati, suku Jawa dan berasal dari Tanjung Pura," ucap nya.

Karena mesteri teka teki ini, tetap akan kita pecah kan. Kepada dukun tersebut, kita juga mengutarakan, jika ibu bayi itu bukan berasal dari sini (Tiga Binanga) berarti bapak anak itu berasal dari Tiga Binanga. Pertanyaan itu hanya disambut senyum oleh dukun wanita itu. "Nanti juga kamu akan tau," kata dukun tersebut.

Soal pertemuan kepada Kepling dan Lurah se Kecamatan Tiga Binanga, sebelum dukun tersebut didatangkan, pihak nya mendapat laporan baik dari Kepling dan Lurah, bahwa mereka tidak ada mencurigai warga nya, yang membuang bayi tersebut di Sungai Lau Bengap.

"Dari hasil pendataan mereka, dimana ibu bunting (hamil) tetap saja hamil, dan yang baru melahirkan juga tetap memiliki anak. Sama sekali mereka tidak ada mencurigai warga nya, pasca penemuan mayat bayi perempuan itu," pungkas Sulem, sesuai pengakuan para Kepling dan Lurah kepada nya.(amr/mk)

Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru