SUMUT

NASIONAL

5 RKB SD N 115525 Sigambal Rp 1.231.810.000, 'Berjalan Sangat Lancar'

Jumat, 23 Agustus 2019 | 10.42 WIB
Kali Dibaca |

Pengerjaan Dak swakelola SD N 115525 Sigambal 5 RKB lantai dua(2). 

Labuhanbatu, metrokampung.com
Bangunan lima Ruang Kelas Baru (RKB) DAK Swakelola 2019 SD N 115525 Sigambal Kecamatan Rantau Selatan denilai Rp 1.231.810.000,- dalam peningkatan infrastruktur pendidikan di sekolah tersebut berjalan lancar.

5 ruang kelas baru tersebut dibangun diatas 5 ruang kelas yang ada sebelumnya sebagai lantai dua (2), sehubungan kondisi area lokasi sekolah sudah tidak memadai dengan jumlah banyaknya RKB yang dibangun, sehingga pada penambahan 5 RKB tersebut terpaksa 5 ruang sebelumnya harus turut direnopasi dan tentunya perlu penambahan biaya sehingga untuk 5 RKB sebagai Lantai 2 tersebut lumayan besar (Rp 247 juta/Ruang)," terang Plt Kepala sekolah Alpian pada awak media sebagai pengelola.


Lebih lanjut dijelaskannya bahwa 5 ruang kelas lama tersebut tidak lagi dilakukan penggantian dari mulai kosen, keramik dan sebagainya, melainkan hanya kita sisip karna dirusak saat memasang pondasi 5 RKB yang diposisikan sebagai lantai 2 tesebut, sehubungan juga 5 ruang kelas lama tidak termasuk pembiayaannya dalam program 5 RKB ini. Hal itu kita lakukan sesuai gambar dan Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang diberikan konsultan kepadanya.

"Kita hanya laksanakan pembangunan 5 RKB  lantai dua (2), kerusakan ataupun rehab / sisip ringan pada ruang lantai satu karena dirusak saat membuat pondasi. Nanti kita lakukan sisip perbaikannya. Hal itu sesuai gambar dan pengajuan  pendanaan Yang kita terima," ucap Plt. kepala sekolah.


Selain  bincang konfirmasi terkait perjalanan DAK Swakelola 5 RKB yang di kelola Alpian selaku  Plt kepsek, Alpian  sempat curhat menyatakan kalau Alpian  adalah saudara dekat Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu Sarimpunan SPd. MPd. Bahkan saking dekatnya dimanapun Alpian cukup memanggil (Kepala Dinas Pendidikan) dengan sebutan abang," terangnya yang awak media tidak faham tujuan kalimat kedekatan itu.

"Saya bersaudara dekat dengan Kepala Dinas Pendidikan, bahkan saya tidak diperkenankannya memanggil bapak, cukup ucap 'abang' walau dimana," ucapnya.(MK/Rahmat Fajar Sitorus)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru