SUMUT

NASIONAL

Mau Transaksi Ekstasi Dengan Polisi Warga Sergai Dibekuk, Mau Lari Ditembak

Sabtu, 31 Agustus 2019 | 12.45 WIB
Kali Dibaca |

Tersangka Johan Lubis alias Belando (kanan) sedang di BAP. Inzet : Barbut ekstasi milik tersangka.

Batubara-Metrokampung. com
Polres Batubara melalui Sat Res Narkoba Polres Batubara kembali sukses membekuk pengedar Narkotika jenis pil ekstasi dari kompleks GOR Inalum Tanjung Gading Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batubara.

Untuk mengungkap pengedar pil ekstasi yang telah meresahkan masyarakat, personil melakukan penyamaran dengan bertindak seolah-olah sebagai pembeli.

Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang, SH. M.Hum melalui Kasat Res Narkoba AKP Kusnadi, Sabtu (31/08) mengatakan tersangka Rinaldy Johan Lubis alias Belando (26) warga Dusun II Desa Mendaris Kec. Tebing Syahbadar Kab. Serdang Bedagai dibekuk Jumat (30/08) sekitar pukul 20.00 Wib di Depan GOR Komplek Perumahan Inalum di Tanjung Gading Kel. Sipare - pare Kec. Sei Suka Kab. Batubara.

Dari tersangka ditemukan dan disita barang bukti 2 bungkus plastik transparan berisikan 17 butir Narkotika jenis pil Ekstasi dengan berat brutto 5,55 Gram,
1 Unit Hp Merek Samsung warna biru, 1 kotak Rokok merk Sampoerna dan 1 Unit Septor Merk Yamaha N. Max Warna Hitam No. Pol BK 2542 AIM.

Disebutkan Kusnadi, informasi yang diperoleh dari sumber yang layak dipercaya disekitar  Tanjung Gading ada orang yang menyediakan narkotika jenis pil ekstasi.

Berdasarkan informasi tersebut, Jumat (30/08) sekira pukul 18.00 Wib Personil Sat Res  Narkoba Polres Batubara melakukan penyamaran dengan bertindak sebagai pembeli (Undercover buy).

Personil yang menyamar  memesan dan membeli Narkotika jenis pil Ekstasi kepada tersangka.  Disepakati melakukan transaksi di depan GOR komplek Perumahan PT Inalum Tanjung Gading.

Setelah personil mengetahui keberadaan tersangka dengan ciri- ciri yang telah diketahui, tersangka yang akhirnya mengaku bernama Rinaldy Johan Lubis alias Belando langsung dibekuk.

Ketika digeledah personil berhasil menemukan barang bukti berupa 17  butir pil Ekstasi yang dikemas dengan plastik transparan dan dimasukkan dalam kotak rokok merk Sampoerna yang diletakan tersangka diatas meja tempat duduknya.

Sadar dirinya telah termakan umpan, tersangka berusaha melarikan diri sehingga personil  terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur mengenai kaki betis sebelah kiri.

Tersangka akhirnya  mengakui kepemilikan Narkotika jenis pil Ekstasi tersebut untuk diperjualbelikan.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Sat Res Narkoba Polres Batubara guna proses penyidikan lebih lanjut.

Dikatakan Kusnadi, terhadap tersangka dikenakan Pasal  114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) dari UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (ea.ps/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru