SUMUT

NASIONAL

Pemkab Tobasa Serahkan Bansos ke PK Hepata

Rabu, 28 Agustus 2019 | 07.10 WIB
Kali Dibaca |


Tobasa, Metrokampung.com
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili  Hulman Sitorus didampingi Camat Laguboti Nelli Lumbantobing beserta rombongan menyerahkan bantuan sosial (Bansos) APBD Tobasa tahun 2019 ke Panti Karya (PK) Hephata bertempat di Desa Sintong Marnipi Kecamatan Laguboti, Selasa (27/8/2019).

Dalam hal itu Hulman Sitorus menyampaikan  komitmen Pemkab Tobasa untuk memberikan Bansos kepada kaum Disabilitas adalah merupakan tanggung jawab sosial Pemerintah untuk melindungi warganya.

Dalam sambutannya Hulman Sitorus mungungkapkan mengapresiasinya terhadap Pengelola Pk Hepata dengan perubahan dari 2 tahun yang lalu, yaitu inovasi  para penghuni panti, dalam bercocok tanam, beternak, dan keterampilan lainnya dan berharap  produk dari PK Hephata dapat dipasarkan kalau bisa menjadi icon pariwisata Tobasa.

“Juga mengapresiasi 3 orang guru ASN yang telah mengabdi  25 tahun di PK Hutapea, dengan kesabaran yang tinggi untuk mengajari para kaum disabilitas , patut  diberikan jempol atas pengabdian yang tulus, iklas dan sangat mulia,” kata Wabup Hulman mengakhiri.

Dan Selanjutnya  pihak pengelola bersama kaum disabilitas memberikan ucapan terimakasih atas bantuan yang diterima dan selanjutnya memberikan cenderamata berupa lilin hasil dari keterampilan para kaum disabilitas kepada Hulman Sitorus  beserta rombongan.

Pimpinan Karya Hephata Laguboti Pdt Osten Matondang sangat berterimakasih kepada Pemkab Tobasa dan mengakui telah berulangkali datang ke Hephata untuk memberikan bantuan berupa sembako untuk meringankan kebutuhan hidup sehari -hari.



“Sepertinya hubungan emosional antara Pemkab Tobasa dengan Yayasan Panti Karya  Hephata sudah terjalin dengan baik dan selalu dibuktikan dengan bantuan yang diterima selama ini.

” Panti Hephata memiliki staf sebanyak 8 orang dan  melayani  penyandang Disabilitas sebanyak 79 orang dengan 5 kategori yaitu tuna netra, tuna rungu wicara, tuna grahita ( keterbatasan mental), Tuna Daksa (ada bagian tubuh yang tidak berfungsi dengan baik) dan tuna ganda (memiliki lebih dari satu tuna).

Rencana kedepan Panti Karya Hephata akan melaksanakan jenjang pendidikan sekolah luar biasa mulai tingkat SD, SMP dan SMA bagi kaum disabilitas dan saat ini sudah ada siswa SD sebanyak 2 orang yang diajari 3 orang ASN yang telah lama mengabdi sebagai guru pengasuh," kata Pdt  Osten Mengahiri.

Kadis Sosial Tobasa Raja Ipan Sinurat menyampaikan  bantuan sosial yang disampaikan sebesar 240 jt telah langsung di transfer ke Rekening Pengelola.

”Tujuan pemberian bantuan ini Untuk  meringankan  biaya Pendidikan, kesehatan, makanan pokok, dan pakaian, dan lain-lain  bagi kaum penyandang  disabilitas yang ada di Panti Hephata maupun diluar panti yaitu Rehabilitasi berbasis masyarakat  (RBM),” kata Kadis Rajaipan mengakhiri.

Penyerahan bantuan sosial ini,  turut dihadiri Kepala Bappeda James Silaban, Kadis Capil Bonar Butar-Butar , Kadis Kesehatan Juliwan Hutapea, Kadis Pendidikan Parlinggoman Panjaitan,  Kabag Kesos Setdakab Tanda Dongoran, Sekretaris Dinas Pertanian Pak Silaen , Camat Laguboti Nelli Lumbantobing, Kapolsek Laguboti AKP Bazoka Siburian bersama staf Dinas Sosial.(t-mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru