SUMUT

NASIONAL

Peningkatan Jalan Dusun Pettal Desa Sukaramai T.A 2018 Diduga Bermasalah, Masyarakat Minta Kejaksaan Turun ke Lokasi

Kamis, 01 Agustus 2019 | 14.09 WIB
Kali Dibaca |




Pakpak Bharat, metrokampung.com
Proyek pembangunan jalan dan peningkatan Jalan Usaha Tani dengan Lapen di Desa Sukaramai Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat tepatnya di dusun Pettal, disoal. Sebab, proyek bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2018 senilai Rp 86.891.000 dengan volume 3 x 200 meter tersebut diduga dikerjakan asal-asalan dengan menggunakan material tidak sesuai spesifikasi.

“Pekerjaan proyek jalan peningkatan usaha tani, Desa Sukaramai Dusun Pettal ini, saya lihat sal-asalan, salah satunya, penggunaan batu yang kualitasnya kurang baik, bahkan  sebelum dilakukan pekerjaan seharusnya dilakukan pembersihan terlebih dahulu, sepengetahuan saya itu tidak dilaksanakan makanya cepat rusak," kata salah seorang masyarakat Dusun Pettal.

Menurut dia, dengan penggunaan kualitas batu serta pemasangannya yang dilakukan seperti itu, maka dikawatirkan usia pembangunan jalan tidak akan berlangsung lama. Jangankan dilalui kendaraan, tergerus air saja, pola pemasangan dan kualitas batu seperti itu dipastikan jalan akan mudah hancur.

“Usia jalan nggak bakalan lama kalau pengerjaannya seperti itu. Saya arap penegak hukum turun kelapangan mengecek pengerjaan jalan tersebut, karena patut diduga tidak sesuai spesifikasi, seharusnya para penegak hukum juga harus lebih tegas dan memberikan sanksi pidana jika kadesnya terbukti melanggar dan menyalahgunakan Uang rakyat," ujarnya.

Sementara, ketika dikonfirmasi Kepala Desa (Kades) Sukaramai Kabupaten Pakpak Bharat, Rabu (31/07/2019) dikantornya,  Kaminter Manik mengatakan sudah mendapatkan perintah dari  pihak inspektorat untuk dilakukan perbaikan, ditanya wartawan soal uang untuk perbaikan dari mana jawab kades akan menggunakan uang pribadinya.

"Kata inspektorat harus di perbaiki, besok saya akan perbaiki kalau masalah dana untuk memperbaikinya saya gak tau darimana, pastinya pakai uang pribadi saya lah mungkin nanti itu, karna anggarannya sudah habis," kata Kaminter.

Media metrokampung.com, juga mengkonfirmasi melalui pesan singkat ( WA) tim auditor inspektorat Pakpak Bharat Domo Berutu untuk menanyakan hal tersebut, dan katanya Benar sudah memerintahkan Kades Sukaramai Kaminter Manik untuk melakukan perbaikan.

"Memang betul kami mendapatkan temuan di peningkatan jalan Usaha Tani Desa Sukaramai Dusun Pettal, itu sebabnya kami merekomendasi agar dilakukan pekerjaan ulang, masalah uangnya  katanya sudah habis itu bukan urusan kami, itu resiko kepala Desanya," ujar Auditor melalui WA.(Brt/MK)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru