SUMUT

NASIONAL

Camat dan Kepala Desa Jangan Ditinggalkan, Kadis Pariwisata Rangkul Pengusaha Untuk Kembangkan Pariwisata di Langkat

Minggu, 01 September 2019 | 22.37 WIB
Kali Dibaca |


Bersama Sekda : Kepala Dinas Pariwisata,  Hj.  Nur Elly Hariani Rambe, MM saat diabadikan bersama Sekdakab Langkat, dr. H. Indra Salahuddin, M.Kes, MM dalam suatu acara, beberapa waktu yang lalu.

Langkat- MetroKampung.com 
Jangan pernah melupakan Camat, karena Camat itu adalah kepala wilayah di kecamatan.  Jadi,  segala sesuatunya harus disampaikan dan diberitahukan kepada Camat,  jangan sampai dia tidak tahu dengan apa yang akan dilaksanakan di wilayahnya. 

Penegasan itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata,  Hj.  Nur Elly Hariani Rambe, MM kepada Metrokampung saat temu ramah dan bincang-bincang di kantornya, Jumat (30/8) yang lalu.

"Sebagai contoh,  banyak bantuan CSR yang diberikan Pertamina bagi pengembangan ekowisata Lubuk Kertang, di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat. Namun sayang,  Camat Brandan Barat saat ditanya tentang hal tersebut justru mengaku tidak tahu, karena memang tidak pernah diberitahu atau dilibatkan dalam permasalahan tersebut,” ujarnya.

Begitu juga kepala desa.  Kepala desa harus dilibatkan atau diberitahu dalam setiap     kegiatan atau program yang akan dilaksanakan di desanya.  Dengan demikian,  jika timbul mssalah,  dia akan bertanggungjawab dan tidak bisa buang badan serta akan turun untuk membantu menyelesaikannya.

"Ya,  sebab kepala desa dan Camat adalah perpanjangan tangan Bupati di wilayahnya masing-masing," tambahnya.

Rangkul Para Pengusaha
Sementara itu,  untuk percepatan pengembangan pariwisata di Langkat, Kadis Pariwisata Langkat akan merangkul para pengusaha (investor),  termasuk para pengusaha (investor) yang berasal dari luar Kabupaten Langkat.

Untuk itu,  para pengusaha itu akan dibawa turun langsung ke lapangan agar dapat melihat langsung apa yabg dibutuhkan dan apa yang layak untuk dikembangkan di sana. 

"Ya,  seperti Minggu depan (1/9), saya akan bawa beberapa orang pengusaha untuk turun langsung ke Tangkahan. Harapan saya,  ada yang mau menanamkan modalnya di sana, " ujarnya.

Ya,  prinsip 'jemput bola' memang harus dilakukan agar percepatan pembangunan pariwisata bisa terwujud.  Jadi,  salut dan angkat topi untuk Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Langkat,  Hj.  Nur Elly Hariani Rambe, MM yang telah berbuat untuk kemajuan Langkat.(BD/mk)


Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru