SUMUT

NASIONAL

Kapolres Tobasa : Akan Kita Proses Secara Hukum, Masyarakat : Perbuatan Mereka Jelas Menghina Institusi Polri, di Kantor Polisi Berani Memukul Korban

Selasa, 03 September 2019 | 18.46 WIB
Kali Dibaca |

Viktor Napitupulu saat ditemui di Porsea.

Tobasa, metrokampung.com
Pasca pemukulan terhadap dirinya sewaktu melakukan laporan penganiayaan terhadap dirinya yang dilakukan oleh oknum keluarga terlapor di halaman polsek porsea, Viktor Napitupulu mengatakan jika saat ini dia ketakutan keluar rumah sebab adanya Intimidasi atau Ancaman dari pihak keluarga salah satu terlapor. Viktor  Napitupulu,  Pria bertubuh kurus dan berkulit hitam ini juga mengatakan kepada Media Selasa (3/9) jika dirinya merasa dilecehkan sebab wanita yang diduga anggota keluarga terlapor meremas dan menghunjuk kemaluannya di depan orang yang kebetulan sedang ramai di polsek.

"Saya takut melakukan aktivitas saya, sebab mereka mengancam saya dan paling sedih, wanita tersebut juga meremas kemaluan saya serta menghunjuk ke arah kemaluan saya di depan orang dan keluarga saya. Jelas saya sangat dilecehkan mereka.Oleh karena itu saya berharap laporan Penganiayaan terhadap saya segera di proses," ujar pria plontos tersebut.

Terpisah, Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo ketika di hubungi media melalui whatsapp, Akan memproses secara Hukum yang berlaku.

"Kita akan proses secara hukum," jawab Perwira Melati Dua tersebut.

Terpisah, oknum masyarakat M. Simangunsong warga Porsea mengatakan jika tindakan dari keluarga Terlapor tidak dapat dipuji.

"Setelah membaca pemberitaan dan melihat videonya di media, saya menilai ini tindakan pelecahan kepada Aparat Polisi di Polsek Porsea. Bayangkan mereka memukuli dan mengancam Pelapor di kantor Polisi. Jadi mereka seolah tak takut sama polisi atau menghargai mereka. Oleh karena itu saya meminta Kapolres Tobasa segera menangkap pelaku yang ada di video tersebut," tutup pria yang keseharianya berjualan tersebut. (Her/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru