SUMUT

NASIONAL

Terbukti Bersalah, Oknum Ibu Guru SMAN1 Lintong 'Diterbangkan' Ke Tarabintang

Selasa, 24 September 2019 | 21.26 WIB
Kali Dibaca |

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut, Drs. Samsul Purba.(net)

Lintong Ni Huta, Metrokampung.com
Mendasari keluhan para siswa-siswi dan keberatan para orang tua murid atas perbuatan oknum ibu guru (DS) di SMA Negeri 1 Lintong Ni Huta kabupaten Humbang Hasundutan yang mewajibkan anak didik membayarkan Rp. 100.000 sebagai syarat pengisian rapor untuk siswa kelas III IPA yang dibinanya . Dan selain melakukan pungutan, para siswa-siswi juga membeberkan kerapnya Oknum Ibu guru ini melontarkan kata-kata yang tidak pantas selaku pendidik.

Maka menyikapi hal itu, serta proses tindak lanjut yang dilaksanakan Tim Pembinaan Evaluasi (Binav) Apatur Sipin Negara. Kepala Dinas pendidikan Provinsi Sumatera, Arsyad Lubis melalui Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) wil. Taput-Humbahas, Samsul Purba, akhirnya memindah tugaskan oknum Ibu guru (DS) ke SMA Negeri 1 Kecamatan Tarabintang, salah satu daerah paling sudut Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas pendidikan Provinsi Sumatera Utara Nomor : 824.3/302/SUBBAG.UMUM/2019 tertanggal 30 Agustus.

Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Sumatera Utara, Samsul Purba yang ditemui awak media diruangannya, Senin (23/9/2019) mengatakan bahwa perpindahan yang bersangkutan merupakan hukuman pembinaan. Dirinya berharap, kiranya pembinaan yang dilakukan dapat memberi kesadaran tentang pentingnya perubahan yang lebih baik dari yang sebelumnya. Kasus ini juga menjadi pembelajaran yang berharga bagi sahabat-sahabat guru lainya. Agar senantiasa menjunjung tinggi jiwa-jiwa kepahlawanan tanpa tanda jasa.

Guna keakurasian data informasi, Wakil Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Lintong Nihuta, Drs. Abidin Nababan yang turut dikonfirmasi membenarkan bahwa pihak sekolah telah menerima surat perpindahan salah seorang guru di sekolah tersebut, yaitu Ibu DS. Abidin menambahkan, bahwa sejak diterbitkan dan diterimanya SK dimaksud oleh oknum Ibu Guru DS, yang bersangkutan tidak lagi bertugas mengajar di sekolah tersebut. (FT/MK)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru