SUMUT

NASIONAL

DIMINTA INSPEKTORAT LABUHANBATU LAKUKAN AUDIT HIBAH 2017/2018 DI KELOMPOK TANI BUNGA DESA SEI PEGANTUNGAN

Minggu, 06 Oktober 2019 | 17.52 WIB
Kali Dibaca |

Masyarakat yang juga anggota kelompok tani ketika memaparkan informasi pada awak media terkait bantuan pertanian tahun 2017/2018.

Labuhanbatu, metrokampung.com

Dirangkum informasi yang di paparkan sejumlah masyarakat (anggota kelompok tani) yang berinisial (SNM/CS) pada 10/9/2019 di desa Sei Pegantungan, secara rinci memaparkan pada awak media bahwa pihaknya menduga dilakukannya penyelewengan bebagai jenis hibah yang di kucurkan pemerintah pada kelompok tani Bunga desa Sei Pegantungan sejak tahun 2017 dan 2018 lalu yang dilakukan ketua kelompok tani Bunga desa sei pegantungan "maksum" sebagai upaya pemerintah dalam peningkatan produksi pertanian sekaligus taraf hidup petani desa tersebut.

"Dalam pemaparannya menduga bahwa ketua kelompok tani Bunga Desa  berbuat sewenang wenang diduga mengambil untung pribadi atau golongan mengabaikan tujuan pemerintah mendukung tercapainya kesejahtraan masyarakat tani didesa ini," terangnya.

"Di ketahui bahwa kelompok tani benar telah mendapat sejumlah bantuan dari mulai unit mesin guna memudahkan pengelolaan lahan pertanian, pengairan bahkan upaya lain upaya penambah inkam bagi kelompok tani, bibit dan sebagainya dari pemerintah pusat dan daerah dialihkan pada pihak pihak lain," paparnya.

"Lebih lanjut dikatakannya bahwa bantuan tersebut diperlakukan secara tidak transfaran terhadap anggota kelompok tani maupun masyarakat didesa tersebut," tandasnya.

Untuk keabsahan informasi awak media metrokampung.com langsung kekediaman ketua kelompok tani namun tidak bertemu, mencoba hubungi via telp berdering namun tidak di angkat, hingga relist berita ini sampai ke meja redaksi.

Kompirmasi pada kepala dinas pertanda kabupaten Labuhanbatu saat bertemu didepan mesjid raya/asrama haji Rantauprapat (13/9/2019)  terkait pengalihan sejumlah bantuan bagi petani yang di diduga dialihkan ketua kelompok tani pada pihak lain, Agus berterima kasih atas informasi bahkan berjanji akan memanggil ketua kelompok tani Bunga Desa Maksum untuk dimintai keterangan dan akan melakukan sidak ke desa sei pegantungan untuk melakukan pengecekan keabsahan informasi yang dikomfirmasikan awak media kepadanya.

"Sabar ya dek terima kasih informasinya dan saya akan panggil ketua kelompok taninya serta akan turun kelapangan langsung untuk membuktikan keabsahan infonya," ucapnya.(MK/R.Fajar Sitorus)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru