SUMUT

NASIONAL

Polisi Tembak Istri, Kasusnya Gugur Secara Hukum

Kamis, 10 Oktober 2019 | 20.03 WIB
Kali Dibaca |



Medan - metrokampung. com
Hingga kini pihak Polda Sumut belum mengetahui latar belakang atau motif Aiptu Pariadi diduga menembak istrinya sebelum bunuh diri.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, setelah menerima laporan adanya personil Polres Serdangbedagai yang tega menembak istrinya sendiri, Fitri, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

"Masih lidik, kita belum tahu apa penyebabnya karena keduanya sudah meninggal," katanya, Senin (7/10/2019).

Kepolisian telah mengumpukan sejumlah keterangan beberapa saksi dari warga sekitar dan barang bukti.

 "Masih kita kumpulkan bukti-bukti maupun keterangan dari keluarga maupun masyarakat, untuk mencari tahu penyebab latar belakang anggota Polres Sergei menembak istrinya," ucap dia.

Katanya, secara hukum kasus ini telah gugur. Pasalnya, pelaku penembakan juga meninggal dunia.

 "Gugur secara hukum, pelaku yang menembak bunuh diri," ucapnya.

Untuk itu, dirinya menghimbau agar seluruh anggota lebih hati-hati bila memegang senjata api. "Kita tetap selalu ada melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang memiliki senjata dan kita juga menghimbau agar lebih hati-hati," jelasnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengaku pihaknya masih melakukan dan memintai keterangan dari berbagai saksi, termasuk anak dari keduanya.

"Sebelum peristiwa itu terjadi, menurut anaknya sudah 3 hari gak cakapan antara korban dan pelaku yang merupakan pasangan suami istri," terangnya kepada wartawan, Minggu (6/10/2019).

Orang nomor satu di Polda Sumut ini menyatakan peristiwa ini menjadi pelajaran bagi setiap personel gawean Polda Sumut.

"Mengingat tekanan pekerjaan dan masalah setiap orang berbeda-beda. Anggota juga manusia. Jangankan pistol, kalau sudah niat, semua bisa jadi alat," katanya.

Pria dengan bintang dua ini menyatakan senjata itu untuk membela diri dan melindungi masyarakat.

"Kalau lagi emosi segera titipkan ke logistik. Kalau marah sama istri, pukul saja pakai bulu ayam atau angsa," ujarnya.

Personel Polres Serdangbedagai (Sergai) Aiptu Pariadi dan istrinya, Fitri ditemukan tewas di kediamannya di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara (Sumut). Diduga, oknum polisi itu menembak istrinya hingga tewas sebelum bunuh diri. (dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru