SUMUT

NASIONAL

Bupati Karo Tinjau Jalan Alternatif Jalan Udara-Berastagi dan Minta Dishub Segera Membuat Larangan Lewat Bagi Truk Bertonase Besar

Kamis, 14 November 2019 | 20.56 WIB
Kali Dibaca |

Bupati karo Terkelin Brahmana didampingi Plt PUPR Paksa Tarigan dan warga setempat Ramon sinuhaji tinjau jalan udara - kaliaga tampak hotmix sudah mulus. Dok

Karo, metrokampung.com
Bupati karo Terkelin Brahmana didampingi Plt PUPR Paksa Tarigan, melakukan peninjauan jalan hotmix   alternatif jalan  udara - kaliaga Berastagi yang sudah selesai dengan menggunakan pagu anggaran P-APBD Tahun 2019, Kamis (14/11) pukul 14.30 wib.

"Peninjauan ini,ingin kita lihat dan pastikan sudah selesai segi  pengaspalan hormix nya, sekaligus apa yang belum siap, itu maka kita cek lokasi tersebut," ujar Terkelin Brahmana saat ditemui dilapangan

Teranyar, pengaspal hotmix  sudah siap, namun pembuatan gorong gorong untuk pembuangan air masih sedang dikerjakan, intinya hampir sudah rampung. Hal ini Kita merasa lega, sebab selama ini, jika terjadi kemacatan dari Kabanjahe - berastagi maka jalan alternatif menuju ke titik berastagi tidak ada, tuturnya.

Tentu ini menjadi penyejuk bagi masyarakat kita  dalam menghadapi ketika kemacatan terjadi, ini memang prioritas kita dalam mendorong jalan alternatif mengurai kemacatan, jelas Terkelin.

Salah satu warga Ramon sinuhaji (54) saat berada di lokasi berterimakasih dan mengapresiasi atas kinerja Pemda selalu tanggap dan peduli, ujarnya.

Sambung Ramon, menjelaskan secara terperinci hambatan selama ini, dilapangan banyak truk truk lewat melewati jalan alternatif ini dengan bermuatan tonase lebih, sehingga dirinya khawatir jalan yang baru siapa di hotmix ini akan cepat hancur, terangnya.

Untuk itu, kami masyarakat meminta kepada Bupati karo, agar jalan alternatif ini dipasang tanda rambu rambu  lalulintas dengan maksut pengemudi tahu bahwa truk truk yang berkapsatitas  lebih, dilarang masuk melewati  kawasan jalan tersebut, sebutnya.

Antisipasi ini bertujuan  tentu menjaga kualitas jalan yang bukan diperuntukkan bagi truk truk besar, akibatnya hotmix  jalan ini akan cepat hancur dan kopak kapik. Kata Ramon sinuhaji yang kebetulan rumahnya dekat tikungan tersebut sehari hari melihat kondisi lalu lintas truk bermuara  sering melintas siang dan malam hari.

Lebih lanjut dikatakan Ramon, agar usulan dinding penahan  tanah juga dibuat dan diperhatikan, guna mencegah longsor dikemudian hari, pintarnya.

Menanggapi tersebut, Terkelin Brahmana, sebelumnya sudah mengingatkan Dinas Perhubungan kab karo, agar membuatkan tanda  rambu lalu lintas, termasuk tanda rambu larangan bagi truk  truk besar untuk lewat yang bertonase lebih, baik pagi, siang dan malam hari, ucapnya.

Hal senada di kemukakan Plt PUPR kab. Karo Paksa Tarigan, langsung merespon usulan warga tersebut, segera akan kita  saluran  kepada pihak yang menangani, supaya dilakukan pembuatan dinding semen yang berfungsi nantinya sebagai penahan tanah agar tidak terjadi longsor didekat rumah milik Ramon Sinuhaji, ujarnya.

Iya, nanti kita fasilitasi, sepanjang kepentingan masyarakat akan kita kerjakan sesuai ketentuan yang ada, pungkasnya.(amr/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru