SUMUT

NASIONAL

Tangani Tradisi Banjir, Bupati Karo Awasi Langsung Excavator Bekerja

Selasa, 03 Desember 2019 | 20.10 WIB
Kali Dibaca |

Bupati Karo, Terkelin Brahmana, SH didampingi Camat Berastagi Mirton Ketaren mengawasi  alat berat excavator milik pemda menormalisasi parit untuk mengurangi kebanjiran di jalan Nasional desa Raya. Dok

Karo, metrokampung.com
Akubat guyuran hujan  deras  berjam jam yang menerpa sekitar Kabanjahe dan Berastagi   membuat sejumlah titik mengalami kebanjiran, khususnya di lokasi sekitar Suite Pakkar Jalan Jamin Ginting Desa Raya yang dianggap oleh masyarakat setempat sebagai tradisi banjir jika hujan turun.

Hal ini diungkapkan salah satu warga desa Raya Kecamatan Berastagi Siska Sembiring menjelaskan  tradisi banjir ini kerap dirasakannya, jika hujan turun, baik pagi, siang, sore bahkan malam-pun, Selasa (3/12) pukul 16.00 Wib saat bertemu dengan Bupati Karo.

Untuk itu dirinya berharap kiranya pemerintah propinsi sumut  melalui pemda karo dapat menuntaskan permasalahan ini secepat mungkin, agar masyarakat nyaman lewat di lokasi tersebut, pintanya.

Diketahui lokasi langganan banjir tersebut merupakan pemeliharaan jalan Nasional BPPJN II Medan, tapi tidak salahnya Pemda Karo membantu dan memberikan partisipatif serta solusi, harap sisca saat ditemui lokasi.

Mendengar dan melihat kondisi banjir tersebut, Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH tidak ambil pusing, langsung memerintahkan Dinas PUPR untuk mengirimkan satu alat berat excavator  guna  menormalisasikan parit, supaya air yang tergenang dapat  mengalir ke parit, ujar Terkelin.

Lagi, dikemukakan bupati ditempat lokasi  meminta peran aktif dinas PUPR agar dapat  mengerahkan alat berat yang ada, dalam tempo satu minggu di kontrol dan dicek, tekan bupati.


Disamping itu camat berastagi juga harus  mengkordinasikan dengan pengusaha pengusaha wortel yang notabene masih terdapat Pembuangan bekas pencucian wortel, ini salah satu penyebab menimbulkan penyumbatan parit.

Sedangkan langkah kordiansi ke  dinas BPPJN II Medan, pemda karo tetap mengupayakan agar tidak salah pengertian jika tim work kita turun setiap satu minggu sekali, jelas Terkelin Brahmana.

Dengan seringnya banjir dilokasi  ini, Terkelin mengimbau agar bagi masyarakat jangan buang sampah sembarangan kedalam parit, terlebih pengusaha wartel, tolong mari kita jaga, imbuhnya. (amr/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru