SUMUT

NASIONAL

Vandiko Timoteus Gultom diinginkan Warga Desa Bonan Dolok Jadi Bupati Samosir

Sabtu, 25 Januari 2020 | 17.34 WIB
Kali Dibaca |

Kaum Milenial desa Bonan Dolok, Foto bersama dengan Vandiko Gultom.

Samosir, Metrokampung.com
Hidup Vandiko, Vandiko di hati,Vandiko Yes, Vandiko menang, seru warga desa Bonan Dolok Kecamatan Sianjur Mula-mula Kabupaten Samosir menyambut kedatangan Vandiko Timoteus Gultom Balon bupati Samosir Sabtu (25/01/2020).

Kedatangan Vandiko ke desa Bonan Dolok dalam rangka sosialisasi, memperkanalkan diri sekaligus untuk menyampaikan niatnya untuk maju diperhelatan pilkada Samosir 2020.

Antusias Warga desa Bonan Dolok Menyambut Vandiko Gultom. 

Dengan antusias, Vandiko disambut oleh muda-mudi atau yang kerap disebut kaum milenial. Selanjutnya didaulat oleh tokoh  masyarakat setempat untuk duduk di lage tiar.

Tak luput, Vandiko juga didoakan warga supaya diberkati Tuhan agar diberi kesempatan untuk memimpin pemerintahan Samosir demi perubahan kearah yang lebih baik.

Kami bersuka cita atas kedatangan Vandiko Gultom ke desa Bonan Dolok ini, seraya memberikan makanan khas yaitu manuk naniatur (makanan khas yaitu daging ayam). Kata ama A Leo sagala.

Begitu juga Op Mika Sagala (tokoh masyarakat) menyampaikan harapannya kepada Vandiko" kiranya Tuhan berkenan dan selalu memberi restu serta melindungi kita semua, khususnya Vandico agar menjadi parhobas (pemimpin- red) di Kabupaten Samosir untuk membenahi pembangunan kedepannya" katanya seraya menyalam Vandiko.

Vandiko Timoteus Gultom, diulosi oleh tokoh masyarakat desa Bonan Dolok. 

Dalam acara pertemuan Vandiko dengan masyarakat desa Bonan Dolok, Vandiko menatakan" kabupaten Samosir tidak terlepas dari pertanian, maka jika Tuhan menginjinkan dan memberikan kesempatan, saya akan bangun irigasi dan sarana air bersih".

Kepada kaum milenial ia menjelaskan" raih dan gapailah ilmu setinggi-tingginya, kelak kita akan bersama membangun Samosir yang kita cintai, jika saya diberi kesempatan parhobas di Samosir, maka pendidikan akan gratis, bahkan sampai kejanjang S2, kuncinya kita harus secara bersama-sama, maka anak sekolah harus berprestasi agar supaya kelak dapat berperan aktif untuk memajukan Samosir, memahukan bangsa yang kita cintai bersama".

"Infrasturktur akan kita benahi, kesehatan juga menjadi perhatian khusus, begitu juga dengan pendidikan. Jika ketiga hal itu sudah terbenahi, maka kesejahteraan secara otomatis kita dapatkan bersama, karena semua keindahan alam Samosir adalah anugerah Tuhan, yang tentunya harus kita manfaatkan secara benar sesuai kehendak Tuhan", terangnya Vandiko.

Sekaitan dengan itu, maka saya nantinya akan melakukan lobby-lobby ke pemerintah atasan, melalui jaringan yang saya kenal, saya akan maksimalkan untuk mengimplementasikan ilmu tang saya miliki, mohon doanya amang-inang, seraya ssnyum sumringah disambut tepuk tangan warga yang hadir.

Vandiko juga menjelaskan, visi-misi saya nanti akan dituangkan ke RPJMD yaitu dalam bentuk peraturan, yang tentunya harus saya jalankan secara baik dan benar agar tujuan visi-misi saya tercapai, yaitu perubahan kearah yang lebih baik, mensejahterakan warga masyarakat Samosir, tuturnya.

Menjawab pertanyaan warga terkait masih terisolasirnya desa Bonan Dolok yang belum bisa dilalui jalan darat, Vandico menerangkan " akses jalan adalah hal yang vital dalam kemajuan untuk mencapai kesejahteraan, saya nantinya akan melakukan lobby ke pemerintah pusat agar seceptnya bisa dibangun akses jalan sampai ke perbatasan Dairi, intinya dalam melayani adalah niat baik," terangnya.

Dari kaum milenial, Okta boru Sagala kelas II SMA menagatakan "Vandiko itu milenial yang cocok menjadi pemimpin, kan masih energik tentunya mampu membawa kabupaten Samosir kearah yang lebih baik, khususnya masalah program pendidikan, semoga Vandico Gultom dapat memajukan pendidikan di kabupaten Samosir menjadi lebih baik, dan juga dapat memajukan program yang tertinggal, biar terwujud Samosir negeri indah kepingan surga, jangan ganya slogan belaka, kata Okta Singkat.

Tokoh masyarakat desa Bonan Dolok, Op. Daniel Sagala mengatakan, kiranya Vandiko Gultom ini menang, supaya akses jalan kami ini dibangun, karena saya yakin Vandiko Gultom ini mengutamakan keadialan dalam pembangunan.

Ia pun meminta supaya Vandiko Gultom kelak berlaku adil dalam pembangunan, bukan seperti pemerintahan saat ini. Jalan dibangun oleh manusia, jalan ke surgalah urusan Tuhan, kata Op. Daniel Sagala. Maka tugas pemerintahlah yang membangun jalan di dunia ini.

Para tokoh masyarakat desa Bonan Dolok  dalam pertemuan itu menyematkan ulos, sebagai borhat-borhatnmemberangkatkan supaya diberkati dan direstui Tuhan.(horas/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru