SUMUT

NASIONAL

Komisi X DPR RI Kunker ke Danau Toba

Jumat, 14 Februari 2020 | 21.02 WIB
Kali Dibaca |


Simalungun, metrokampung.com
Anggota Komisi X DPR-RI yang di Ketuai Sofian Tan melaksanakan kunjungan kerja spesifik bidang pariwisata dalam rangkat mendengarkan Permasalahan secara langsung sekaligus melaksanakan pengawasan pelaksanaan pembangunan di Kawasan Danau Toba Sumatera Utara, Kamis (13/2/2020).

Setelah melakukan kunjungan ke-Toba Caldera Resort yang berada di Desa Pardamean Sibisa, Kabupaten Toba Samosir Rombongan Anggota DPR- RI Komisi X langsung menuju Hotel Inna Parapat yang ada di Kelurahan Tiga Raja Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun untuk melakukan pertemuan dengan Pemenrintah 8 Kabupaten Kawasan Danau.



Rapat yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut dibuka oleh stap ahli bidang Inovasi Kementrian pariwisata Josua Simanjuntak, sekitar pukul 15:30.

Dalam arahnya yang disampaikan Josua Simanjuntak, mengharapkan kepada semua yang datang untuk membuka komonikasi yang baik dengan berbagai intasi agar kawasan danau toba bisa menjadi pariwisata internasional karna Danau Toba sudah di tetapkan salah satu destinasi Pariwisata nasional," katanya.

Josua Simanjuntak juga meminta agar kesempatan ini digunakan sebaik mungking untuk menyampaikan segala permasalahan yang ada di kawasan Danau Toba agar Komisi X dapat mendengarkannya secara langsung," ungkap Josua.

Sementara itu Dr. Sofyan Tan Anggota Komisi X Fraksi PDI Perjuangan mengatakan kunker Spesifik Bidang Pariwisata masa persidangan II Tahun Sidang 2019–2020 adalah untuk melaksanakan fungsi pengawasan serta mendapatkan data-data faktual dan penjelasan secara langsung dari pejabat daerah sekawasan Danau Toba, terkait perkembangan kebijakan Pemerintah khususunya dalam infrastrukutur wisata, promosi wisata dan lain-lain hingga kemungkinan bencana alam terhadap destinasi pariwisata super prioritas Danau Toba Sumatera Utara ini.

Dr. Sofyan Tan juga menyampaikan  bahwa Destinasi yang paling berungtung adalah Kawasan Danau Toba kenapa saya bilang paling beruntung" dari tujuh triliun dana yang akan di glontorkan pemerinta pusat untuk membangun Kawasan Wisata Danau Toba mendapat Dana yang paling besar sebanya empat triliun lebih, hebat kan Danau Toba," ucapnya.

Dengan danau sebesar itu marilah kita sama sama menggunakannya dengan baik agar pariwisata yang menjadi super proritas ini berjalan dengan baik dan memajukan ekonomi masyarakat Sumatera Utara," ujar Dr. Sofyan.

Sementara itu Bupati Dairi DR Eddy Keleng Ate Berutu yang juga ikut dalam pertemuan itu menyampaikan dan meminta dukungan dari Komisi X dan Kementerian Pariwisata Agar memperhatikan Kabupaten Dairi.

"Kabupaten Dairi juga merupakan bagian dari kawasan Danau Toba yang perlu mendapat sentuhan dari pemerintah pusat terutama Tao Silalahi.

Karana Tao Silalahi merupakan anugerah sebagai Danau Toba yang terdalam di kawasan Danau toba dan yang paling bersih karna hanya sedikit Keramba Jaring Apung, Danau Kami relatif masih terjaga menjadi nilai yang lebih dibanding yang lain.


Eddy Keleng Ate Berutu dalam kesempatan itu juga mengusulkan agar Tao Silalahi masuk dalam Tourism Master Plan. Karna Tao Silalahi tak kalah indahnya dengan kabupaten yang lain.

Eddy Keleng juga menjelaskan bahwa Kabupaten Dairi mempunyai segudang obyek wisata baik obyek wisata rohani, wisata alam serta mempunyai obyek wisata kerajinan tangan dan kita punya semua yang unik.

"Tao Silalahi pantas masuk dalam super prioritas dalam perencanaan pembangunan kawasan Danau Toba, Karna Kabupaten Dairi memiliki semuanya".

Eddy Berutu juga menyebutkan bahwa Tao Sialahi bagain yang terlupakan padahal mempunyai potensi yang luar biasa di bidang wisata. Oleh karna itu kami meminta agar kabupaten Dairi juga diperhatikan.

"Kita juga punya durian terbaik, punya kopi lengendaris kini buah manggis dan duku sudah mulai terkenal jadi mohon lah agar kabupaten Dairi juga mendapat perhatilan dari berbagai stokolder," ujarnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil ketua Komisi X RI dr. Sofyan Tan, Anggota Komisi X RI Putra Nababan, Desy Ratnasari M.si, M. Psi, Vanda Sarundajang, Andreas Hugo Pareira, Dr. Drs Adrianus Asia Sidot, M.Si, Robert Joppy Karninal SAB, Prof. Dr. Ir.  Djohar Arifin Husin, H. Muhammad Nur, Ir. Dwita Ria Gunadi Ali Zamroni, S.Sos, Rian Firmansyah, S.Pd, H. Acep Adang Ruhiat, M.Si, Drs.H. Andi Muawiyah, Ramly, M.Si, H. Mustafa Kamal, SS,
Hj.Sakinah Aljufri drh, Hj Dewi Coryati, M.Si, Hj Illza Saaduddin Djamal, Dirut BPODT Arie Prasetyo, Kapolres Toba Samosir  AKBP Agus Waluyo Sik.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Sumut yang di wakili Dewi, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, wakil Bupati Samosir Ir Juang Sinaga serta perwakilan seluruh kabupaten Kawasan Danau Toba. (dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru