SUMUT

NASIONAL

Petani Jangan Jadi Anak Tiri di Tengah Pandemi

Senin, 20 April 2020 | 10.33 WIB
Kali Dibaca |

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba.

Medan, metrokampung.com
 Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Mangapul Purba meminta pemerintah memberikan proteksi kepada petani khususnya petani holtikultura yang terdampak Covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh Mangapul karena menurut pengamatan Fraksi PDI Perjuangan selama pandemi ini pemerintah pusat maupun daerah hanya fokus memperhatikan UKMK, ojol, PNS, dan pelayanan.

"Nasib para petani seperti terlupakan," ujar Mangapul dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Senin (21/4/2020).

Menurut Mangapul, petani adalah orang-orang kuat yang memiliki kemampuan bertahan hidup serta tidak pernah cengeng kepada pemerintah. Untuk itu diminta perhatian khusus dari pemerintah agar memperhatikan nasib para petani karena dalam diam mereka sudah sangat menderita merasakan dampak Covid-19.

"Oleh karena itu kita meminta presiden/mentan, pemprov, pemkab termasuk Gugus Tugas Covid-19 agar memberikan perhatian khusus kepada seluruh petani di Sumut demi kelangsungan hidup mereka," jelas Mangapul.

Dalam masa pandemi Covid-19 petani holtikultura merasakan dampak yang luar biasa dengan menurunnya penghasilan yang dikarenakan komoditas hasil pertanian tidak laku, karena permintaan pasar menurun drastis, pedagang dari kota terhalang datang membeli komoditi pertanian yang umumnya terletak di wilayah perdesaan.

"Kita juga menerima laporan banyak petani yang terjebak dalam meminjam modal ke penyedia alat pertanian. Dengan menurunnya penjualan maka petani tidak bisa berbuat banyak selain meratapi nasib," beber Mangapul prihatin.

Meski demikian, bagi petani kehidupan harus dilanjutkan dengan melakukan upaya sekecil apapun demi mempertahankan hidup, dan sayangnya sampai hari ini pemerintah seolah memperlakukan petani dan buruh tani sebagai anak tiri di negeri ini.

"Kita prihatin bahwa negara agraris seperti kita ini, tidak pernah mendengar dan membantu nasib para petani yang merupakan tulang punggung kehidupan bangsa," pungkas Mangapul. (dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru