SUMUT

NASIONAL

EMPAT MANTAN PIMPINAN DAN MANTAN SEKWAN DPRD DELISERDANG BELUM KEMBALIKAN MOBIL DINAS

Selasa, 12 Mei 2020 | 20.39 WIB
Kali Dibaca |

Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deli Serdang, Jalan Negara Medan No.3 Tanjung. Garbus Satu, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Deliserdang, metrokampung.com
Empat mantan Pimpinan dan satu mantan Sekwan (Sekretaris Dewan) DPRD Deliserdang diketahui belum mengembalikan mobil dinas, bahkan hal ini juga menjadi temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), karena sudah tahunan belum dikembalikan ke aset Pemkab Deliserdang.

Infromasi diperoleh, dari data inventaris, ke empat mantan anggota DPRD Deliserdang yang belum memulangkan mobil dinas yakni Ketua DPRD Deliserdang, Naik Tarigan jenis mobil Mitsubishi Lancer BK 15 D Tahun 1999. Wakil Ketua DPRD, M.Y.Basrun Kijang Kapsul BK 17 D tahun 2000. Wakil Ketua DPRD Masa Bakti Sitepu Kijang Kapsul 2001. Ketua DPRD Fatmawaty Kijang Kapsul BK 655 M tahun 2002 dan mantan Sekwan M.Iqbal Nasution Kijang kapsul  BK 651 M Tahun 2002.

Menurut Kabid Aset Dinas Keuangan Daerah (PKD) Kabupaten Deliserdang, Safruddin Lubis membenarkan bahwa lima unit mobil dinas tersebut belum dikembalikan ke Pemkab Deliserdang. Saat dikonfirmasi via seluler, Selasa (12/5), kepada metrokampung, Safruddin mengatakan bawah hal tersebut telah menjadi temuan BPK.

"Benar, mereka belum mengembalikan mobil dinas itu, dan ini sudah menjadi temuan BPK, kami sudah menyurati dan sudah kami telepon ke yang bersangkutan, kalau lebih jelasnya lagi tanya ke Sekretariat DPRD Deliserdang," kata Safruddin.

Sementara itu Sekwan DPRD Deliserdang Rahmad saat dikonfirmasi metrokampung via seluler juga membenarkan, bahwa ada lima mobil dinas di sekretariat DPRD Deliserdang belum dikembalikan hingga kini.

"Ia benar, ada lima mobil dinas yang belum dikembalikan, sudah kita suratin tiap tahunnya kepada yang bersangkutan atau ahli warisnya, kami menghimbau mobil dinas dikembalikan, kalau pingin kali dengan kendaraan tersebut untuk dimiliki ya bisa melalui prosedur secara resmi seperti ikut lelang," jelas Rahmad.(Bobby Lusaka Purba/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru