SUMUT

NASIONAL

Bupati Batu Bara Rubah Warna Khas Melayu Menjadi Putih

Senin, 20 Juli 2020 | 21.32 WIB
Kali Dibaca |

SMPN 1 Lima Puluh yang sudah dicat warna putih.
Batu Bara, metrokampung.com
Masih segar dalam ingatan warga Batu Bara, seluruh perkantoran pemerintah termasuk sekolah negeri dicat dengan warna kuning  khas Melayu Batu Bara.

Bahkan pembuatan warna yang merupakan ciri khas Batu Bara sampai di Perda-kan dengan tujuan menjadi warna baku menunjukkan Kabupaten Batu Bara sebagai wilayah Melayu.

Etnis di luar Melayu seperti Jawa, Batak Toba, Karo, Simalungun, India dan etnis minoritas lainnya tidak menunjukkan keberatan sedikitpun.

Mungkin warga etnis diluar etnis Melayu sadar diri kalau mereka bermukim di daerah etnis Melayu.

Namun seiring berjalannya waktu serta penggantian penguasa (Bupati), masyarakat Batu Bara dibuat terheran-heran.

Sebab secara masif bangunan perkantoran termasuk bangunan yang saat ini dipergunakan sebagai kantor Bupati Batu Bara, lambat laun namun pasti satu persatu catnya disulap menjadi putih.

Bukan hanya bangunan perkantoran yang disulap menjadi putih, sekolah-sekolah negeri di Kabupaten Batu Bara turut terkena imbas 'pemutihan' yang dilaksanakan Bupati Batu Bara Zahir.

Melihat banyaknya bangunan yang berubah menjadi putih, sebagian mayarakat yang membutuhkan jasa kesehatan bahkan jadi rancu. Masyarakat melihat bangunan yang berubah warna menjadi putih terlihat seperti rumah sakit.

Dikonfirmasi wartawan lewat pesan Whatsapp, Senin (20/7/20), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara Ilyas Sitorus mengatakan penggantian warna kuning biru menjadi putih-putih berdasarkan surat edaran pimpinan.

"Surat edaran pimpinan bahwa gedung diharapkan untuk membuat warna putih bersih. Namun kita di sekolah belum semua melaksanakannya karena terbatas dari anggaran. Masih butuh waktu dalam menindaklanjuti surat edaran pimpinan yang kita teruskan ke sekolah-sekolah. Dinas juga sudah memulainya tapi Disdik belum. Insya Allah diupayakan sebelum 17 Agustus ini," tulis Ilyas Sitorus dalam pesan Whatsapp-nya.

Menanggapi perubahan warna tersebut, salah seorang tokoh Gemkara Mulkan berujar tindakan tersebut berarti Bupati Batu Bara Zahir sudah merubah Perda tentang ciri khas warna Kabupaten Batu Bara yang sudah 11 tahun lamanya.

"Arti nya Zahir sdh merobah Perda tentang ciri khas Warna Kabupaten Batubara yg sdh 11 tahun lama nya," tulis Mulkan pada pesan Whatsapp.(rud/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru