SUMUT

NASIONAL

Longsor di Nagori Sibaganding 5 Rumah dan Satu Gereja Rusak

Minggu, 12 Juli 2020 | 19.27 WIB
Kali Dibaca |

Lokasi timbunan longsor sudah mulai bisa dilintasi.
Parapat, metrokampung.com
Pasca longsor yang terjadi Sabtu (11/7/2020) malam, sebumah ibadah rusak bahkan tembok bagian belakangnya jebol. Selain itu, rumah Dinas Diakunes Jelita Sinaga nyaris tertimbun longsor yang turun dari perbukitan batu-batuan bercampur kayu berukuran besar.

Camat Girsang Sipangan Bolon, Eva Suriati Tambunan mengungkapkan, dari laporan sementara ada lima rumah warga yang dihuni puluhan jiwa rusak dalam peristiwa tersebut. Mayoritas kerusakan terparah berada di bagian dapur karena tebing yang longsor berada di belakang rumah.

"Selain rumah warga, satu rumah ibadah rusak bahkan tembok bagian belakang gereja tersebut jebol, selain itu, rumah dinas diakunes Jelita Sinaga nyaris tertimbun longsor. Namun dalam peristiwa longsor tersebut tidak ada korban jiwa hanya Kurugian meteri,"ujar Eva.

Rumah warga yang diterjang longsor.
Selanjutnya Eva Tambunan menghimbau, kepada warga yang dibawa perbukitan agar segera mengungsi sementara demi keselamatan bersama.

"Dikarnakan lokasi tersebut masih kita anggap rawan lonsor, terlebih lagi bila hujan turun. Saya minta epada 12 Kepala Keluarga warga yang tinggal di atas pindah dulu sementara,"harap Eva.

Sementara petugas Satuan Polisi Lalu lintas dari Polres Simalungun masih bersiaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dari kedua arah dikarenakan dilakukan pembersihan material batu dan bongkahan kayu.

Pembersihan material tersebut menggunakan alat berat milik PT. Kasena Contractors yang didatangkan Kepala Balai Jalan Nasional dan 5 unit dump truk untuk mempercepat proses pembersihan.

Salah seorang warga sekitar,  Sinaga menuturkan kondisi perbukitan di sekitar Dusun Sualan Nagori Sibaganding saat ini masih berpotensi longsor apabila hujan deras. Iapun  berharap pemerintah menyediakan alat berat untuk standby di lokasi agat dapat secepatnya mengevakuasi timbunan bila sewaktu-waktu terjadi longsor susulan.

Selain Itu, Sinaga juga minta kepada Pemerintah Simalungun agar tanggap dengan Kejadian ini.

"Mengingat perbukitan sekitar rawan longsor,"katanya.(dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru