SUMUT

NASIONAL

Pebali Asal Galang Tewas di Bangun Purba, Tarigan Patah Kaki

Minggu, 19 Juli 2020 | 19.52 WIB
Kali Dibaca |

Jenasah Adek Budiman
Bangun Purba, metrokampung.com
Aksi kebut-kebutan di Jalan Umum Desa Sialang, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang, menelan korban.

Adek Budiman (29) warga Desa Paku, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, tewas mengenaskan, Minggu (18/7/20) sekitar pukul 00.25 WIB dini hari. Kereta yang dipacunya pada ajang balapan liar di tempat itu bersenggolan dengan lawan mainnya.

Adek jatuh tersungkur, kepalanya membentur aspal. Iapun sempat dilarikan ke Puskesmas Bangun Purba. Namun karena lukanya cukup parah dan peralatan medis di tempat itu tak memadai, Adek Budiman dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Pakam.

Namun takdir berkata lain. Di tengah perjalanan, Adek Budiman menghembuskan nafas terakhirnya. Sementara lawan balapnya sampai saat ini belum diketahui identitasnya. Diduga keberadaannya dirahasiakan para geng balap liar di sana. Karena khawatir dituduh pihak kelurga Adek Budiman akibat kelalaiannya mengakibatkan hilangnya nyawa Budiman.

Informasi diperoleh, setiap Sabtu malam hingga Minggu dini hari Jalan Umum Desa Sialang menuju Pekan Bangun Purba yang merupakan jalan lurus dengan jarak sekitar 4 km kerap dijadikan ajang balapan liar.

Punbegitu, tak lama setelah kejadian senggolan tersebut, peristiwa serupa kembali terulang. Namun tidak menimbulkan korban jiwa, melainkan hanya patah tulang saja.

B Tarigan (15) warga  Dusun III,  Desa Lau Rempak, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang mengalami patah kaki. Ketika itu, Yamaha Zupiter yang ditungganginya sedang melakukan pemanasan sebelum berlaga tabrakan adu banteng dengan Honda Astrea yang dikebut Dirga Kesuma (15) warga Dusun III, Desa Ujung Rambe, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang. Keduanya terkapar di di jalan. Warga sekitar yang tidak sampai hati melihat keduanya kemudian melarikannya ke RSUD Lubuk Pakam.

 Mirisnya, meski telah menelan beberapa korban namun penonton dan suporter balap liar  tidak juga membubarkan diri dari tempat itu. Akhirnya mereka dibubar paksa oleh Babinsa Sertu Sukatno, anggota Koramil 19/Bangun Purba Kodim 0204 DS.

Menurut keterangan warga di sana, peserta balapan liar di tempat tersebut diikuti oleh kaum muda para anak toke sawit dan toke getah.

"Yang balapan anak-anak toke sawit dan toke getah, bang," kata sejumlah warga yang tak mau menyebut nama kepada wartawan. (dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru