SUMUT

NASIONAL

Penambangan Batu Ilegal dan Dugaan Penebangan Kayu Di Gunung Manumpak B

Kamis, 16 Juli 2020 | 22.43 WIB
Kali Dibaca |

PT Adiguna Makmur Tak Punya Izin Penambangan, Pekan Depan Dipanggil Polresta Deliserdang Untuk Dimintai Keterangan

Penambangan batu di Desa Manumpak B, STM Hulu yang dilakukan PT Adiguna Makmur.
Lubuk Pakam, metrokampung.com
Penambangan batu dan penggilingan batu pecah dan dugaan penebangan kayu di Desa Manumpak B, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang apakah memiliki izin atau tidak akhirnya terungkap, PT Adiguna Makmur (AM) yang melakukan penambangan dan penggilingan batu pecah yang sudah 6 tahun dikelola itu resmi tak memiliki izin penambangan.

Hal itu sesuai dengan surat secara tertulis yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Sumatera Utara tanggal 13 Juli 2020. Dalam surat bernomor : 067/989/DISPMPPTSP bersifat penting yang ditandatangani Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Propinsi Sumatera Utara, Ir Arief S Trinugroho MT, disebutkan bahwa Dinas Penanaman dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Sumatera Utara tidak pernah menerbitkan izin kepada PT Adiguna Makmur sesuai dengan kewenangan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 138 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor 66 tahun 2017 tentang Pendelegasian Kewenangan Perizinan.

Surat itu juga ditembuskan kepada Kadis Lingkungan Hidup Propinsi Sumatera Utara, Kadis ESDM Propinsi Sumatera Utara dan Kadis Kehutanan Propinsi Sumatera Utara.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol M Firdaus SIk ketika dikonfirmasi via what'sapp terkait PT Adiguna Makmur yang tidak memiliki izin penambangan, berjanji akan menindaklanjuti surat yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Propinsi Sumatera Utara.

Kompol Muhamad Firdaus SIk juga berjanji memanggil pihak PT Adiguna Mandiri. "Rencananya pekan depan PT Adiguna Mandiri akan kita panggil atau undang untuk dimintai keterangan," pungkas Firdaus. (Bobby/mk) 
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru