SUMUT

NASIONAL

Pilkada Labusel 2020, Skandal Cinta Sejenis ASN dan Dugaan Korupsi Mulai Terdengar

Senin, 13 Juli 2020 | 23.53 WIB
Kali Dibaca |


Labusel, metrokampung.com
Skandal percintaan sejenis aparatur sipil negara (ASN) serta kasus dugaan korupsi OPD pemerintahan Kabupaten. Kini mulai terdengar sebagai 'AGITASI' terhadap Balon Bupati dan Wabup Bupati.

Sebagai bentuk kemasan propaganda, salah satu strategi politik raih suara di Pilkada serentak 2020, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Senin (13/07/2020).

Seperti halnya, warga Kecamatan Kotapinang, Parlindungan Hasibuan (47), menceritakan, kalau sudah dekat Pilkada, pasti ada saja strategi politik yang akan dimainkan kalau mau menang dalam meraih suara masyarakat pada Pilkada serentak Labusel.

Ditambahkan, yang paling sederhana bagaimana masyarakat harus dikejutkan diperdengarkan dengan informasi seperti kasus dugaan korupsi di pemerintahan Kabupaten dipublikasikan di media sosial seperti Facebook.

Bahkan skandal percintaan sejenis ASN yang kini mulai diperbincangkan untuk menurunkan ektabilitas siapa-siapa yang menjadi Balon Bupati dan Wabup tersebut.

"Jadi, kalau saya hanya mendengar - dengar sajalah bang kasus perkasus maupun skandal, tapi kalau saya, yang mana calon bupati yang jelaslah," sebutnya.

Ditempat terpisah, Suratman (37) merupakan warga kecamatan Torgamba juga menyampaikan kalau strategi dalam politik banyak istilah-istilahnya seperti melakukan hasutan kepada orang banyak (Masyarakat-Red) sebagai propaganda yang biasanya dilakukan oleh tokoh atau aktivis partai politik yang disebut (Agitasi-Red).

'Apa istilah politik itu, kalau membuat hasutan kepada orang banyak ?? Iya Pak, betul namanya Agitasi, ini pasti sangat dekat terdengar ditelinga masyarakat dan jadi perbincangan terkait Balon Bupati dan Wabup Bupati ikut Pilkada Labusel', terangnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Labusel Hajali Sagala, ketika dimintai tanggapan berharap agar tetap menjaga kestabilan dalam berpolitik jangan sampai meresahkan masyarakat.

Sekaligus menghimbau agar berpolitik yang santun, beretika serta bermoral karena Pilkada adalah permasalahan kemaslahatan umat atau masyarakat.

"Saya harapkan berpolitiklah yang baik tawarkan gagasan, konsep serta program dalam memenangkan Pilkada," terangnya.(Oen/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru