SUMUT

NASIONAL

Tuntut Hak Buruh Massa Demo di Kuala Tanjung

Kamis, 09 Juli 2020 | 07.00 WIB
Kali Dibaca |

Bumara saat melakukan aksinya di Jalan Acces Road  Inalum Kuala Tanjung.
Batu Bara, metrokampung.com 
Ratusan massa yang tergabung dalam aliansi Buruh, Mahasiswa dan Masyarakat Batu Bara (BUMARA) demo di Kuala Tanjung, Rabu (7/7/2020).

Massa didominasi buruh dan mantan buruh korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dari vendor kontraktor di Kuala Tanjung. Mereka menuntut tindakan semena-mena dari vendor.

Aksi  berjalan damai di depan pintu masuk PT Pelindo Kuala Tanjung.

Dalam pertemuan itu pihak buruh memberi waktu untuk merespon dan menyelesaikan tuntutan mereka.

“Kami minta tuntutan kami cepat direspon, satu minggu kami tunggu, ” bilang Guntur dan Syamsir Koordinator Aksi.

Dalam orasinya Guntur  mengatakan, saat pekerja atau buruh telah dijamin kesejahteraan nya oleh konstitusi dan peraturan perundang undangan termasuk UU No 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, namun ada perusahaan pemberi kerja atau penyedia kerja mengangkangi Undang-undang dengan cara merampas hak buruh. Tidak menghargai keringat para buruh yang telah menghasilkan pundi-pundi uang bagi bos perusahan.

Seperti praktek yang dilakukan PT Dinamika Mandiri Karya (DMK).

Menurut para buruh, PT DMK adalah salah satu dari ratusan perusahan kontraktor di Kuala Tanjung yang dinilai telah merampas hak pekerja atau buruh dengan mengintimidasi buruh, tidak jelasnya setatus para pekerja, membayar upah dibawah UMK dan tidak patuh terhadap UU Ketenagakerjaan dan Permenaker 19 Tahun 2012.

“Kami jangan di kriminalisasi,  kami kemari mau bertemu Direktur PT DMK," teriak pendemo.

Masih banyak perusahan penyalur tenaga kerja yang melakukan kesewenangan terhadap hak-hak normatif buruh, mulai memberhentikan kerja secara sepihak, tidak membayar pesangon, membayar upah murah dibawah UMK, hingga uang lembur buruh yang tidak dibayarkan.

Seperti PT Pribumi Jaya Bertuah, PT Sinar Agung Sejahtera Mendiri, PT Akta Mandiri, PT Gobel Darma Sarana Karya, PT Auto Padu.

"Kami dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBI) Batu Bara, mahasiswa dan organisasi masyarakat sipil lainnya mendesak PT DMK agar membayar hak normatif  para buruh yang sudah puluhan tahun bekerja  dan segera membayarkan pesangon para buruh yang di PHK,"teriak koordinator aksi.

Massa juga menolak keras pemberhangusan Serikat Buruh/Union Busting.

Aksi demo buruh dan mahasiswa berjalan damai mendapat pengawalan aparat kepolisian(rud/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru