SUMUT

NASIONAL

Kadisdik Batu Bara Ucapkan Terima Kasih kepada Kemdikbud

Jumat, 25 September 2020 | 15.06 WIB
Kali Dibaca |

Kadis Pendidikan Batu Bara, Ilyas Sitorus saat menyerahkan paket internet secara simbolis kepada orang tua wali murid.
Batu Bara, metrokampung.com
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah mulai mengirimkan kuota internet gratis untuk mendukung pembelajaran jarak jauh selama Covid-19.

Hal tersebut dikatakan Ilyas saat bersama dengan orangtua siswa sebelum membagikan kartu Kuota Internet Gratis bantuan Kemendikbud secara simbolis di UPTD SD 07 Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Kamis (24/9/2020).

Masih menurut Kadisdik bahwa nantinya penerima bantuan kuota internet gratis ini akan memiliki dua jenis kuota internet. Yakni, kuota umum yang bisa digunakan untuk mengakses semua laman dan aplikasi dan kuota belajar yang digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran.

Untuk peserta didik jejang PAUD akan diberikan kuota internet gratis sebesar 20 GB per bulan. Sebesar 5 GB adalah kuota umum dan 15 GB kuota belajar.

Peserta didik jenjang sekolah dasar dan menengah akan mendapatkan kuota internet 35 GB per bulan. Sebesar 5 GB untuk kuota umum dan 30 GB untuk kuota belajar.

"Adapun mahasiswa diberikan kuota internet 50 GB per bulan. Sebesar 5 GB untuk kuota umum dan 45 GB untuk kuota belajar, dan bantuan kuota internet ini berdurasi bantuannya selama 4 bulan," terang Ilyas.

Lebih lanjut Kadisdik mengaharapkan kepada orangtua siswa agar dapat membantu anak-anak dalam pendampingan belajar di rumah.

"Dampingi anak-anak kita, luangkan waktu kita, "harap Ilyas. 

Kehadiran kita bersama anak dalam belajar, sambung Ilyas, sangat membantu anak dalam meningkatkan motivasi anak dalam belajar, bimbing anak sebelum memulai belajar dengan berdo'a dan bersyukur kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa.

Berikut 19 laman yang bisa diakses menggunakan kuota belajar yang disampaikan Kadisdik dapat membantu anak-anak seperti aplikasi dan website Aminin,  Ayoblajar, Bahaso, Birru, Cakap, Duolingo, Edmodo, Eduka system, Ganeca digital, Google Classroom, Kipin School 4.0, Microsoft Education, Quipper, Ruang Guru, Rumah Belajar, Sekolah.Mu, Udemy dan aplikasi WhatsApp Zenius.

"Orangtua siswa kami khususnya di Batu Bara dapat menemukan berbagai aplikasi pembelajaran daring tersebut di atas untuk  dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran di rumah. Kemudian ada surat edaran, panduan, serta kumpulan informasi, video, dan infografik yang dapat membantu edukasi pencegahan penularan Covid-19 juga bisa di dapat dengan memanfaatkan bantuan Kuota Internet Gratis ini," sambung Kadisdik.

"Kita jajaran pendidikan Kabupaten Batu Bara sangat menghargai dan berterima kasih atas kerja keras pemimpin kita di Kemendikbud dan juga dukungan para operator telekomunikasi yang telah memfasilitasi kegiatan belajar-mengajar jarak jauh secara daring (dalam jaringan) dengan memberikan akses internet gratis kepada semua  pelajar, guru se Indonesia termasuk kita di Kabupaten Batu Bara, "papar Ilyas.

Lanjutnya bahwa subsidi data yang diberikan operator telekomunikasi sangat membantu pelajar maupun pendidik untuk belajar, sehingga tetap produktif di rumah.

Kadisdik juga mengakui besarnya tantangan pembelajaran daring dalam darurat Covid-19 di masa pandemik begini serta situasi yang tidak mudah ini, tidak semua pembelajaran daring yang dilakukan sekolah akan optimal, oleh karena Ilyas berharap sekolah terus pro aktif untuk memastikan pembelajaran tetap berjalan maksimal dengan bantuan kunjungan guru-guru ke kelompok siswa ataupun ke rumah siswa dan manfaatkan dana bos yang ada untuk membantu pengganti minyak sepeda motor guru - guru kita," ujar mantan Karo Humas Protokol Pemprovsu ini.

"Memang tidak semua kecamatan kita di Batu Bara ini punya akses smartphone ataupun koneksi internet yang baik. Jadi ini merupakan suatu hal yang menantang bagi kita dunia pendidikan kita. Tetapi kami ( disdik dan UPTD sekolah SD dan SMP)  berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama memastikan anak-anak kita mendapat kesempatan pembelajaran dengan baik,"tambahnya.

"Saya yakin dengan gotong royong antara semua pihak, kita dapat melalui masa sulit ini bersama-sama," karena yang namanya Covid ini kita tidak tau sampai kapan berakhirnya, "tegas Ilyas.

Sementara Kepala UPTD SD 07 Suka Maju, Arfan mengatakan terimakasih atas penjelasan Kadisdik yang sangat bermanfaat bukan hanya bagi kami tetapi juga bagi para orangtua siswa kami. 

"Sudah banyak disampaikan suka duka dalam pembejaran dimasa pandemik covid ini dan beberapa solusi juga disampaikan untuk kita kerjakan bersama-sama,"ungkap Arfan seraya mengulang dan memastikan harapan Kadisdik kepada semua Guru-guru dan operator yang hadir agar melaksanakan perintah Kadisdik terutama dalam membantu mendaftar ulangkan nomor telekomunikasi anak-anak melalui Dapodik Kemdikbud-RI sebagai mana yang di tuliskan Kadisdik saat menerangkan tadi di papan tulis yaitu *444*NIK*KK#, sebut arfan mengulang yang dikatakan Kadisdik Kabupaten Batu Bara.

Beberapa orangtua saat usai pertemuan di mintai keterangannya terkait perpemuan tersebut mengatakan sangat berterimakasih karena telah faham dan dengan tegas lugas Pak Kadis mengurai terkait bantuan kuota gratis kemdikbud untuk anak-anak kami. Pak Kadis menggunakan bahasa daerah atau bahasa melayu sehingga kami lebih faham dan mengerti.

Hadir dalam pertemuan tersebut selain Kadisdik Ilyas Sitorus, juga Kepala UPTD SD 07 Suka Maju yang juga Ketua K3S  Kecamatan Tanjung Tiram Arfan,  guru-guru dan orangtua siswa serta media cetak dan elektronik.(rud/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru