SUMUT

NASIONAL

Kadisdik Ilyas : Maronggeng Tradisi Melayu Batu Bara

Sabtu, 26 September 2020 | 11.43 WIB
Kali Dibaca |

Kadisdik Batu Bara, Ilyas Sitorus meronggeng di acara kegiatan.
Batu Bara, metrokampung.com
Kesenian maronggeng adalah bagian dari budaya dan tradisi yang cerdas yang merupakan sarana yang digunakan untuk mengekspresikan rasa keindahan dari dalam jiwa manusia.

Hal tersebut dikatakan Bupati Batu Bara, Zahir dalam sambutannya yang disampaikan Kadis Pendidikan Ilyas Sitorus pada acara maronggeng semalam di Batu Bara bertempat di Pajak Tradisional Simpang Dolok, Jumat (25/9/20).

Masih menurut Ilyas dengan kesenian maronggeng banyak pesan yang didapat karena selain menghibur melalui alunan nyanyi dan tari, juga kata-kata pantun berisikan atau mengandung nasehat, berkasih sayang dan jenaka pula ditambah dengan sindiriran yang cukup halus.

Oleh karennya kesenian maronggeng ini  juga memiliki berbagai fungsi dalam masyarakat yang ditinjau dari kebutuhan zamannya.

"Kesenian maronggeng dapat berfungsi sebagai upacara keagamaan, hiburan, ilmu pengetahuan, maupun mata pencaharian," tegas Ncekli - begitu Kadisdik Kabupaten Batu Bara kerap disapa.

Sambungnya, inilah salah satu mengapa masyarakat tetap butuh kesenian maronggeng karena masyarakat merasa butuh dengan kesenian, sehingga kesenian maronggeng kembali hadir di tengah masyarakat dalam kondisi globalisasi yang semakin berkembang saat ini.

"Terimakasih untuk panitia panyelenggara yang tentunya penuh dukungan masyarakat sekitar dan PD MAMBI Kabupaten Batu Bara dan yang pasti Pemerintah Kabupaten Batu Bara akan mensuport kegiatan ini apalagi mengangkat batang taromdam, mengurai yang kusut dan memghimpun yang jauh, "puji Kadisdik.

Batubara, menurut Ilyas, merupakan salah satu Kabupaten di Sumatera Utara, dengan kebudayaan dan kesenian yang beragam. Seperti halnya kesenian seperti musik tradisional, tidak  jarang kita jumpai diberbagai kecamatan di Batubara tanah bertuah ini masih  melestarikan kesenian-kesenian hasil karya orang-orang terdahulu masih bisa dijumpai meskipun ada yang
sudah mulai jarang dipertunjukkan di depan umum seperti kegiatan malam ini misalnya.

"Makanya pemerintah dan kita semua arus bangga dan berterima kasih kepada panitia penyelenggara yang sudah bisa mengemas acara ini dengan baik dan tetap mengikuti protokol kesehatan,"tambahnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut selain Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus, Pimpinan  PD MABMI Kabulaten Batu Bara Tuan Mustapa Ahyar, pimpinan PC MABMI Kecamatan Lima Puluh,  Tuan Zulham, Pengurus lembaga adat melayu, tokoh budaya Ncek Buyung Morna, tokoh pemuda dan Plt Camat Kecamatan Dt Liima Puluh Tuan Wahidin kamal serta Kepala Desa se Kecamatan  Datuk Lima Puluh.

Selain itu hadir juga Ketua IMABARA Tuan Elfi Haris, Ketua Panitia penyelenggara Khairuddin dan wartawan media cetak maupun  elektronik.(rud/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru