Pengikut

SUMUT

NASIONAL

Pacar Minta Uang, Barus Bongkar Kantor Desa Bakaran Batu

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 08.10 WIB
Kali Dibaca |



Lb Pakam, metrokampung.com
Gegara pacarnya minta uang, Wan Asril Barus (27) gelap mata. Untuk memenuhi permintaan sang pacar, penggangguran yang tinggal di Jalan  Wahidin, Kelurahan Lubukpakam I-II, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang itu membongkar kantor Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam.

Namun ulahnya berhasil dipergoki warga. Wan Asril pun bonyok dimassa.

 Informasi diperoleh, aksi pencurian  dilakukan Wan Asril bersama  temannya, Guntur, warga Ampera, Desa Sekip, Jumat (30/10/20) sekira pukul 02.00 Wib dini hari setelah merencanakannya beberapa hari sebelumnya.

Namun ketika keduanya hendak beraksi, warga yang curiga membuntutinya. Persis saat akan beraksi, warga langsung mengepung kedua pria itu.

 “Sudah kami congkel pintu belakang dengan linggis. Kami berdua, sama kawan ku Guntur. Waktu kami masuk ke Kantor Desa Bakaran Batu, kami sudah dikepung. Aku ketangkap bang, si Guntur berhasil lari,” kata Wan Asril Barus  di Mapolsek Lubuk Pakam.

Menurut Wan Asril, ia dan temannya tersebut berniat hendak mencuri komputer yang ada di Kantor Desa Bakaran Batu. Iapun sudah berencana membagikan uang hasil pencurian tersebut kepada kekasihnya.

“Kalau berhasil maling, hasilnya mau ku kasih ke cewek ku bang. Karena kemarin dia minta uang ku Rp 600 ribu, tapi aku gak ada uang, terpaksalah aku maling,” sebut pria yang tinggal di dekat pinggiran rel kereta api itu sambil menahan rasa sakit dari luka di dekat matanya akibat amuk massa.

Wan Asril juga mengaku bahwa baru kali ini ia melakukan aksi pencurian berdua. Sebelumnya, beberapa kali ia sudah sering beraksi sendirian.

“Kalau sama Guntur baru sekali ini aku nyuri. Kalau sendiri aku sering nyuri juga bang, nyuri tabung gas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bakaran Batu Mhd Irwan Tanjung mengatakan pihaknya melihat langsung aksi kedua pelaku saat membongkar kantornya.

“Kami waktu itu duduk-duduk di tukang jamu sebelah kantor desa. Tiba-tiba ada 2 orang laki laki masuk ke gang sebelah kantor itu. Kami ikuti dan satu orang berondok di dekat bunga-bunga. Alhasil kami tangkap yang berondok di dekat bunga itu,” kata Kades Irwan Tanjung.

Beberapa warga kemudian berteriak maling, sehingga sejumlah warga lainnya yang sudah tertidur akhirnya terbangun dan berdatangan ke lokasi. Tanpa dikomando, sejumlah orang memulai aksi main hakim sendiri.

“Satu dimassa, yang satu berhasil lolos. Untuk menjaga kejadian yang tidak diinginkan, kami pihak desa langsung menghubungi Polsek Lubukpakam. Polisi langsung datang dan mengamankan pelaku yang sempat dimassa warga ini,” katanya.

Kapolsek Lubukpakam AKP Hendry membenarkan pihaknya telah mengamankan  pelaku yang ditangkap warga Bakaran Batu untuk di proses lebih lanjut.

“Iya, sudah diamankan ke Polsek satu pelaku pembongkaran Kantor Desa Bakaran Batu,” kata AKP Hendry. (dra/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru