Pengikut

SUMUT

NASIONAL

SPBU Jl.Ahmad Yani Jual Bio Solar Mengandung Air, Mesin Sejumlah Mobil Rusak Berat

Jumat, 30 Oktober 2020 | 23.15 WIB
Kali Dibaca |



Labuhanbatu, metrokampung.com
(SPBU) 14.214.225 di Jalan Ahmad Yani Rantauprapat, persis didepan RPH jual Minyak jenis Bio solar bercampur air kepada  sejumlah mobil yang melakukan pengisian Rabu (28/10), kemudian mobil yang mengisi bio solar itu mengalami kerusakan, diduga kerusakan dampak akibat mesin kenderaan menggunakan Bio Solar berkadar air.

"Sesaat setelah mengisi minyak di SPBU itu. Berjarak 400 meter, di depan Bank Mandiri Rantauprapat mesin mobil saya mati total," kata Ahmad Syafii warga Pare pare Tengah, kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kamis (29/10).




Pemilik mobil Mitshubishi Pajero Putih BK1955 YO itu mengaku mengisi bahan bakar di SPBU tersebut sekira jam 19.45 Wib.
Dia tak menyangka jika bio solar yang dipasok ke dalam mobilnya itu mengandung banyak air. Tak mau menanggung risiko, dia memanggil mekanik dari showroom resmi Mitshubishi di kota Rantauprapat.

"Kemudian mobil ditarik ke bengkel. Diperiksa dan diketahui tangki minyak berisi air," ujarnya.

Di saat bersamaan, katanya sejumlah mobil Mitsubishi lain mengalami hal serupa. Mengalami mati total mesin mobil.

"Ada juga mobil Pajero yang berhenti karena kerusakan tepat di depan Bank Mestika jalan Ahmad Yani Rantauprapat. Berjarak 100 meter dari SPBU," katanya.

Hasil penelusuran wartawan di bengkel resmi Mitsubishi di kawasan jalan Adam Malik, Rantauprapat, terdapat empat mobil mengalami nasib yang sama. Kerusakan mesin dampak resapan air dan seusai mengisi bahan bakar di SPBU yang sama.

Diantaranya, Mobil Pajero Hitam BK 1890 YM, milik Anto warga Sirandorung, Rantauprapat. Informasi yang diperoleh melakukan pengisian BBM sekira  jam 19.37 Wib dengan harga Rp200 ribu. Mitshubishi Pajero Putih BK1955 YO milik Ahmad Syafii warga Pare pare Tengah, kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Lalu, mobil Pajero putih BK 1967 ABI milik Kapolsek Marbau, AKP Joni Pasaribu. Mengisi bio solar sekira jam 20.00 dengan harga Rp200 ribu. Dan, Strada Triton BK 8238 YZ pemilik Alex Toko Saudara warga jalan Jend Sudirman, Rantauprapat mengisi BBM sekira jam 19.00 Wib senilai Rp218 ribu.

Sedangkang Mekanik bengkel Mitsubishi Rantauprapat,  Syahrulmengakui kerusakan mesin mobil-mobil yang memakai bio solar mengandung air tersebut fatal. Berdampak pada kerusakan serius pada mesin.

"Ya, karna kadar airnya sangat banyak. Akibatnya mesin jadi mati," jelasnya.

Investigasi wartawan di Lokasi,Jumat (30/9) (SPBU) 14.214.225 di Jalan Ahmad Yani Rantauprapat,kini sudah di police line pihak kepolisian,terlihat pada bagian pompanya dan dan tangki bagian dalam khusus bio solar masih digaris police line pihak kepolisian setempat.

Salah seorang tukang bagian perawatan Tangki dalam berinisial A yang ditemui wartawan di SPBU itu Jumat (30/10) mengakui kalau tangki bagian dalam khusus bio solar bercampur air diduga akibat hujan."masuk air bang mungkin karena hujan itu",jelasnya.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan saat dikonfirmasi  Jumat (30/10) membenarkan peristiwa itu dan mengatakan saat ini Polres Labuhanbatu sedang memeriksa saksi-saksi sebanyak 5 orang dari persoalan tersebut.

Sekedar catatan, SPBU 14.214.225 di Jalan Ahmad Yani Rantauprapat ini pernah memiliki catatan hitam. SPBU tersebut meledak dan terbakar. Peristiwa yang terjadi sekira pukul 12.30 WIB itu diduga akibat korsleting listrik pada gudang bagian pojok kiri bangunan yang di bawahnya terdapat tangki timbun bunker solar.

Akibatnya sejumlah warga yang sedang mengisi bahan bakar lari berhamburan menyelamatkan diri. Bebarapa saksi mata mengatakan, ledakan bermula dari bagian gudang pojok SPBU dan melontarkan sejumlah material yang ada di sekitarnya, kemudian api merambat hingga ke bagian belakang SPBU.(Oen/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru