Pengikut

SUMUT

NASIONAL

Pihak Manajemen PTP N IV Bah Birong Ulu Masih Setengah Hati Menjalankan Kesepakatan Perjanjian dengan Warga Panombean Huta Urung

Minggu, 07 Februari 2021 | 20.54 WIB
Kali Dibaca |



Simalungun, metrokampung.com
Pihak manejemen PTP N IV unit Bah birong Ulu masih setengah hati menjalankan kesepakatan perjanjian untuk memenuhi tuntutan mayarakat Nagori Panombean Huta Urung Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun untuk memperbaiki jalan poros yang rusak di sepanjang Jalan Nagori Panombean Huta Urung. Kesepakatan itu terjadi saat proses mediasi penyelesaian masalah yang digagas Muspika Kecamatan Jorlang Hataran.

Diwakili Manajer PTPN IV Unit Bah Birong Ulu,  Rahmat SE, akan memenuhi atau menyepakati tuntutan masyarakat Nagori Panombean Huta Urung dan didampingi oleh Camat, Kapolsek, Danramil kecamatan Jorlang Hataran kabupaten Simalungun, dengan point-point kesepakastan sebagai berikut :
1. Pihak PTP N IV akan melanjutkan perbaikan jalan dan penggalian parit disepanjang jalan poros Nagori Panombean Huta Urung.

2. Pihak PTP N IV akan melanjutkan perkerasan di sepanjang jalan poros yang rusak di Nagori Panombean Huta Urung.
3.Pihak PTP N IV akan melakukan pembuatan pengalihan pembuangan saluran air di sepanjang jalan poros Nagori Panombean Huta Urung.
4.Pihak Manejemen PTP N IV Unit Bah Birong Ulu harus menyampaikan tuntutan/aspirasi ke Pimpinan Direksi PTP N IV.

Kesepakatan itu tertuang dalam berita acara penyelesaian masalah yang dibubuhi tanda tangan diatas materai pertanda tangan Manajer Perkebunan Adi Rahmat dan perwakilan masyarakat serta di ketahui Pangulu Nagori Panombean Huta Urung Asiman Sinaga.

Namun sampai hari ini tertanggal 7 Febuari 2021, sesuai poin-poin 1,2,3,4 yang disepakati belum seberapa juga terealisasi apa yang di sepakati dengan masyarakat Panombean Huta Urung. Dimana jalan yang dikerjakan dengan 2 alat berat dari pihak perkebunan tersebut tidak dapat juga dilalui kendaraan roda empat dan nyatanya jalan tersebut masih rusak parah. Pengadaan materialpun masih hanya beberapa M3 diberikan, masih banyak yang belum dibenahi. 

"Apa memang masyarakat Ponombean Huta Urung harus melakukan perbaikan jalan lagi secara swadaya?," terang K.Naibaho dan beberapa warga Panombean Huta Urung.(Sugianto/mk)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru