Pengikut

SUMUT

NASIONAL

Disparbud Langkat Tetapkan Lima Desa di Sei Bingai Sebagai Desa Pariwisata

Jumat, 19 Maret 2021 | 21.09 WIB
Kali Dibaca |

Mempesona : Air terjum tongkat yang cantik, unik dan mempesona, terhampar  di Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingei

Langkat, Metrokampung.com
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Langkat menetapkan lima desa di Kecamatan Sei  Bingai  tahun 2021   sebagai Desa Pariwisata. Penetapan itu menilik pertimbangan  potensi alam, budaya dan kuliner.
        
“Kita sudah  wacanakan penetapan tahun 2021 ini semoga tidak ada daerah lain yang iri  dan selanjutnya kiranya daerah itu mendapat dukungan sehingga terpenuhi fasilitas pendukung sebagai  destinasi  wisata ”,sebut Kepala Disparbud Langkat   Hj Nur Elly Heriyani Rambe , Senin (22/2) yang lalu.

Dari lima desa yakni   Pasar VI Kwala Mencirim, Belinteng ,Rumah Galuh, Telaga dan Durian Lingga, masing masing memiliki potensi  alam, kebudayaan dan kuliner  serta memiliki akses jalan tembus  ke Tanah Karo.

“Untuk fasilitasnya  memang belum mendukung, namun kita melakukan pendekatan  baik ke   pemerintahan desa maupun  masyarakat. Sehingga bila  ditetapkan desa wisata diharapkan mampu  meningkatkan perekonomian masyarakat setempat”,sebut Nur Elly Heriyani.
           
Dari lima desa tersebut seluruhnya memiiki nilai keindahan eksotik baik pemandangan  alam segar,   air terjun  dan pemandian yang menarik wisatawan yang ingin melihta keindahan air ,sebutnya .   
              
Sementara itu terkait pengembangan  pariwisata  Kabupaten Langkat yang telah memiliki Perda Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (Ripparda), pihaknya juga akan mengembangkan kesenian daerah yang akan digodok melalui Pokok Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) .
            
Dari acuan Ripparda  dan PPKD  diharapkand apat mengangkat pariwsiata maupun kesenian daerah yang menjadi  budaya selama ini , termasuk  ingin menghidupkan Tari Dulang , sebagai kesenian daerah kerajaan tempo doloe, yang diharapkan akan menjadi warisan  budaya Melayu  hingga saat ini,sebutnya.(SR/MK)
Sebarkan:

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru